Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Proyek GOR Indoor Kanjuruhan Malang Butuh Perhatian

Mahmudan • Jumat, 4 Oktober 2024 | 17:15 WIB
FASILITAS OLAHRAGA: Para pemain futsal latihan di GOR Indoor Kanjuruhan, Kepanjen, kemarin (3/10). Tahun depan bakal banyak atlet futsal dari daerah lain yang akan bertanding di gedung tersebut.
FASILITAS OLAHRAGA: Para pemain futsal latihan di GOR Indoor Kanjuruhan, Kepanjen, kemarin (3/10). Tahun depan bakal banyak atlet futsal dari daerah lain yang akan bertanding di gedung tersebut.

 

 

KEPANJEN – Tahun depan Malang raya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim. Namun fasilitas olahraga masih banyak yang perlu dibenahi. Salah satunya sarana dan prasarana (sarpras) di GOR Indoor Kanjuruhan.

Pantauan Jawa Pos Radar Kanjuruhan, beberapa fasilitas di GOR Indoor Kanjuruhan perlu dibenahi. Di antaranya, akses masuk area pertandingan masih terbatas. Dari total lima pintu masuk, sementara ini hanya berfungsi satu. Yakni pintu sisi utara. Sementara pintu lainnya belum bisa dilintasi. Sebab, masih ada yang tertutup seng, terkunci rapat, hingga pengerjaan belum tuntas.

Selain itu, guard rail belum rapat. Karena sudah dipakai latihan, pengelola memasang garis pembatas berbahan plastik menyerupai police line. Fungsi garis berwarna kuning disertai hitam tersebut sebagai penanda, agar pengunjung tidak melintasinya. Memasuki ruang ganti pemain di sisi timur, pengerjaan terkesan belum rampung. Seperti lantai belum dipasang keramik. Kondisinya juga gelap, meski sudah ada beberapa lampu.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang Lusiani Ferelia mengatakan, GOR Indoor Kanjuruhan masih perlu banyak pembenahan. “Selain area luar yang belum tertata, pintu-pintu masuk juga belum terpasang. Tangga evakuasi darurat juga dalam pengerjaan,” kata dia.

Menyadari masih banyaknya kekurangan, pihaknya berencana melakukan perbaikan. Kemungkinan bisa diperbaiki tahun depan. “Untuk GOR secara keseluruhan butu biaya sekitar Rp 7,5 miliar sampai Rp 8 miliar. Semoga tahun depan sudah digedok (disetujui anggarannya),” tandas Lusiani.(biy/dan)

Editor : Mahmudan
#Gor kanjuruhan #Kabupaten Malang #Proyek GOR