MALANG KOTA - Warga yang hendak melintas di Jalan Joyo Agung, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru harus bersabar.
Pengerjaan drainase yang sudah berjalan dua pekan membuat badan jalan menyempit.
Proyek yang dikerjakan Pemkot Malang itu direncanakan akan rampung bulan depan.
Analisis Sumber Daya Air Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Yocky Agus Firmanda membenarkan.
Pengerjaan drainase di Jalan Joyo Agung merupakan salah satu pengerjaan dari tiga pengerjaan drainase di Kelurahan Merjosari.
Dua pengerjaan lain berada di Jalan Simpang Gajayana dan Jalan Joyo Tambaksari.
Untuk pengerjaan di Jalan Simpang Gajayana, dibangun saluran sepanjang 100 meter.
Namun sudah rampung.
Yang tersisa pengerjaan saluran sepanjang 125 meter di Jalan Joyo Tambaksari.
Di sana tersisa 25 meter.
Sementara untuk Jalan Joyo Agung baru berlangsung dua pekan lalu.
Saluran yang dikerjakan sepanjang 30 meter, tapi baru sebatas penggalian.
”Seluruh pengerjaan saluran yang tersisa kami targetkan rampung November,” tegas Yocky.
Menurut Yocky, pengerjaan saluran di tiga titik itu dilakukan untuk mengurangi genangan air di Simpang Gajayana.
Genangan itu terjadi setiap hujan.
Sebab, saluran di Jalan Simpang Gajayana menyempit dan tertutup rumah warga.
Untuk mencegah luapan air saat hujan, pihaknya melakukan pengerjaan saluran.
”Dengan demikian, air bisa dibuang ke Jalan Joyosuko Barat lalu mengalir ke Kali Metro,” ujar Yocky.
Kendati demikian, pihaknya tidak tinggal diam terhadap saluran yang tertutup oleh beberapa rumah warga.
Ke depan, DPUPRPKP Kota Malang akan segera mengkaji langkah penindakan. (mel/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana