Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Akhirnya, Kota Malang Kandidat Kota Kreatif Dunia

Fathoni Prakarsa Nanda • Sabtu, 12 Oktober 2024 | 00:00 WIB
SENANG JALAN-JALAN: Dua wisatawan mancanegara berjalan menikmati suasana Alun-Alun Merdeka kemarin siang.
SENANG JALAN-JALAN: Dua wisatawan mancanegara berjalan menikmati suasana Alun-Alun Merdeka kemarin siang.

MALANG KOTA – Kota Malang resmi menjadi satu di antara dua perwakilan Indonesia yang akan mengikuti pemilihan jejaring kota kreatif dunia UNESCO.

Itu setelah panitia seleksi nasional kota kreatif dunia berkunjung langsung ke Kota Malang pada 24 dan 25 September 2024 lalu.

Penjurian kota kreatif dunia akan dilaksanakan tahun depan.

Sebelumnya, Kota Malang bersaing dengan empat daerah lain untuk mewakili Indonesia.

Yakni Tangerang, Ponorogo, dan Makassar.

Kabar bahwa Kota Malang akhirnya terpilih diumum kan pada Rabu lalu (9/10) bersama dengan Kabupaten Ponorogo.

Pemkot Malang mengandalkan sejumlah lokasi bersejarah dalam penilaian kota kreatif.

Seperti kawasan Candi Badut, Koridor Kajoetangan, dan Tugu.

Andalan lainnya adalah ikon baru pengembangan ekonomi kreatif, yakni Malang Creative Center.

Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan menilai keberhasilan itu berkat dukungan berbagai pihak.

Mulai dari perangkat daerah, komite ekonomi kreatif (KEK), dan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Malang.

”Ini menjadi amanah besar untuk membawa nama Indonesia. Kami harus optimistis dan menyiapkan sebaik mungkin,” tuturnya.

Dia menambahkan, pengumuman itu memastikan bahwa Kota Malang akan bersaing dengan kota kota besar lain dari berbagai penjuru dunia.

Perbaikan akan terus dilakukan sebelum penjurian yang akan dilakukan tahun depan.

”Apa yang selama ini dilakukan di MCC dan kolaborasi dengan KEK menjadi modal penting kami untuk menjalani seleksi di tingkat dunia,” papar Iwan.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang Dwi Rahayu menjelaskan, mendapat predikat kota kreatif bukan merupakan tujuan final.

Kota Malang sudah menyusun roadmap ekonomi kreatif di dalam Rencana Pembangunan Daerah 2024 2026, RPJPD tahun 2025 2045, Ranperwal Ekraf 2024, serta Ranperda Ekraf tahun 2024 yang sedang berproses.

”Catatan catatan dari panitia seleksi nasional akan menjadi bahan evaluasi kami agar semakin baik pada seleksi tingkat dunia,” pungkas Dwi. (adk/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#UNESCO #kota kreatif #Kota Malang