Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Nonton Bantengan di Car Free Day Ijen Kota Malang

Aditya Novrian • Senin, 14 Oktober 2024 | 22:30 WIB
Penampilan Bantengan di Car Free Day Ijen
Penampilan Bantengan di Car Free Day Ijen

RADAR MALANG - Pada hari Minggu (13/9), Putro Sekar Wangi yang merupakan paguyuban kesenian bantengan, turut memeriahkan Car Free Day Ijen Boulevard Kota Malang.

Mereka tampil di depan toko Giri Palma, yang terletak di sebelah Museum Brawijaya.  

Saat ini, atraksi bantengan lumayan jarang ditemukan di Kota Malang.

Baca Juga: 33 Bantengan Kuno Mberot di KBF Jalibar Kepanjen Malang!

Dengan adanya atraksi kesenian di tengah keramaian kota seperti ini, bantengan jadi lebih dikenal oleh masyarakat.  

Terlihat dari lingkaran penonton yang berlapis, amat banyak pengunjung yang antusias menonton pertunjukan tersebut.  

Penampilan dibuka dengan tarian yang mengikuti gerakan banteng dengan iringan lagu.  

Mereka juga menggunakan kerangka banteng sebagai properti, serta memakai kerincingan di kaki.  

Satu per satu, penonton pun maju untuk menyawer, kebanyakan dari mereka memberikan lembaran-lembaran uang tersebut ke mulut para penari.  

Setelah diputar beberapa lagu, dupa dinyalakan dan bacaan-bacaan untuk memanggil roh leluhur bantengan diucapkan.  

Barulah masuk sesi mberot, yang merupakan puncak yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang.

Di mana para penari kerasukan dan memberontak.  

Sebelum memulai sesi ini, tim Putro Sekar Wangi mengingatkan para penonton untuk menjaga jarak dari para penampil, khususnya anak kecil.  

Penari yang sudah kerasukan roh mulai menari ke sana kemari.  

Lalu, mereka mulai memberontak marah dan ada yang sampai berlari ke arah penonton.  

Namun, para penari ini dijaga dan dikendalikan oleh tim Putro Sekar Wangi menggunakan tali agar tidak sampai menyakiti penonton.  

Di tengah-tengah atraksinya, penari yang sudah dirasuki roh ini memakan sesajen hingga dupa dan meminta air untuk diguyurkan ke tubuhnya.  

Kesenian bantengan asal Jawa Timur ini harus dilestarikan agar lebih dikenal oleh masyarakat luas, khususnya di perkotaan. (Najwa Azelia Putri Nasution)

Editor : Aditya Novrian
#ijen #Car Free Day #Kota Malang #nonton #bantengan