MALANG KOTA - Perumda Tugu Tirta (PDAM) menarget tambahan ribuan sambungan baru (SR).
Pada akhir tahun 2024, targetnya mencapai 4 ribu SR.
Kemudian pada 2025 bertambah lagi menjadi 6 ribu. Dengan tambahan itu, pelanggan PDAM bisa mencapai 190 ribu orang.
Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Priyo Sudibyo menyebut, jumlah pelanggan PDAM saat ini masih jauh dari total penduduk Kota Malang, yang berkisar 800 ribu jiwa.
Jika dipersentase, baru 25 persen penduduk Kota Malang yang menggunakan PDAM.
Menurut Bogank - sapaan akrabnya, masih ada beberapa wilayah yang berpotensi menjadi tambahan pelanggan.
Utamanya perumahan baru di Kecamatan Sukun dan Kedungkandang.
”Kami mengimbau untuk perumahan baru menghindari sumur bor.
Karena bisa saja ada bakteri dan menyebabkan penurunan tanah,” terangnya.
Untuk mendorong tambahan pelanggan baru, Perumda Tugu Tirta memiliki promo khusus.
Lewat promo itu, tarif untuk ST tidak hanya makin murah.
Namun pembayarannya bisa diangsur.
Jumlah promo yang disediakan terbatas kepada 1.360 pelanggan baru.
Di sisi lain, Bogank menekankan, ketersediaan air dipastikan mencukupi untuk penambahan 10 pelanggan baru.
PDAM bakal meningkatkan tiga Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) pada 2025.
Itu merupakan bantuan dari Pemprov Jatim.
SPAM pertama di wilayah Sumber Sareh dengan debit 50 liter per second (LPS) dan berpotensi melayani 2.525 SR.
Selanjutnya, SPAM Sawojajar dengan debit eksisting 20,61 LPS dan mengalir ke 2.483 SR.
Di sana berpotensi ada tambahan debit hingga 40 LPS dan bisa men-cover 9.850 SR.
Menanggapi target itu, anggota DPRD Kota Malang Arief Wahyudi meminta PDAM tidak hanya memperhatikan penambahan pelanggan.
Yang terpenting juga peningkatan pelayanan.
Ketika pelayanan bagus, kepercayaan masyarakat akan bertambah dengan sendirinya.
”PDAM harus membuktikan air tidak sering mati. Karena keluhan air macet sering sekali disampaikan ke dewan,” tuturnya. (adk/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana