MALANG KOTA- Hasil uji coba perdana Persema Malang di bawah nakhoda anyar tidak menggembirakan.
Mereka kalah 1-2 dari tim sepak bola Porprov Kota Malang di Stadion Gajayana, kemarin.
Meski begitu, tim berjuluk Bledek Biru enggan menganggap hasil tersebut sebagai bencana.
Mereka akan menjadikan kekalahan itu sebagai bahan pelajaran untuk lebih baik.
Tujuan utama laga kemarin, menambah jam terbang pemain sekaligus menyiapkan kerangka tim sebelum menjalani Liga 4.
”Kami tidak melihat hasil uji coba hari ini,” tutur Pelatih Kepala Persema Malang Ahmad Bustomi.
Menurutnya, hasil negatif itu wajar dirasakan timnya.
Itu menyusul, anak asuhnya baru dua kali latihan.
Selain itu, sampai saat ini mereka masih dalam tahap seleksi pemain.
Mantan pemain Arema itu mengatakan, dengan uji coba tadi dia bisa melihat lebih detail mengenai performa pemainnya.
Mulai dari skill sampai fisik.
Menurutnya, sudah terdapat beberapa nama pemain yang perlu dievaluasi.
Karena itu, saat ini dirinya dan tim pelatih belum bisa melakukan analisis terkait gaya permainan dan organisasi tim.
”Untuk pembahasan detail itu (skema permainan, red) menunggu pemain semua sudah fixed,” katanya.
Sebulan ini, akan fokus membangun komposisi tim.
Pertandingan uji coba Persema Malang dan Tim Porprov Kota Malang berlangsung selama 3x30 menit.
Pada laga tersebut, terlihat Bledek Biru tampil lebih dominan pada penguasaan bola.
Namun, Tim Porprov Kota Malang mengimbanginya dengan serangan balik yang cepat.
Taktik itu membawa tim Porprov Kota Malang berhasil unggul terlebih dulu.
Mereka menutup babak pertama dengan keunggulan 10.
Namun, Persema berhasil membalas dengan skema built up dari pertahanan.
Hasil 11 tersebut tidak berlangsung lama.
Karena Tim Porprov Kota Malang kembali mencetak gol lewat serangan balik.
Hasil 12 kemudian bertahan sampai laga selesai.
Pelatih Tim Porprov Kota Malang Jonathan Agus prihatno tidak ingin jemawa dengan kemenangan anak asuhnya.
Menurutnya, masih banyak hal yang perlu diperbaiki dari timnya.
Khususnya pada aspek fisik.
”Tadi terlihat saat babak ketiga sudah pada loyo,” jelasnya. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana