MALANG KOTA - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang menggelar wisuda sarjana dan pascasarjana ke-83 kemarin.
Dalam wisuda periode kelima 2024 itu, sebanyak 800 mahasiswa dinyatakan lulus.
Bahkan 85 persen di antaranya lulus tepat waktu dan berpredikat cumlaude.
Para wisudawan itu sudah siap terjun dan beradaptasi ke dunia kerja.
Rektor UIN Malang Prof Dr H M. Zainuddin MA mengatakan, tantangan dunia kerja saat ini lebih kompleks karena menyangkut berbagai aspek kehidupan.
”Untuk itu perlu dipersiapkan lulusan yang siap menghadapi berbagai problem tersebut,” tuturnya.
UIN Malang yang merupakan perguruan tinggi berbasis Islam harus mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dalam karakter, intelektual, hingga sosial.
”UIN, selain ”I”-nya Islam, adalah Internasional,” ungkapnya.
Karena memang UIN Malang memiliki reputasi internasional, dengan ratusan mahasiswa dari berbagai negara, mulai dari Eropa hingga Timur Tengah.
Zainuddin juga mengatakan, di tengah perkembangan industri, kemampuan digital yang diperlukan pada seluruh aspek kehidupan.
Untuk itu, proses pembelajaran di UIN Malang juga dikemas dengan berbagai model, mulai blended learning hingga e-learning.
Berbagai prestasi juga telah ditorehkan oleh UIN Malang.
Antara lain akreditasi institusi unggul terbaik PTKIN nomor 1 di Indonesia versi Unirank.
Selain itu, juga prestasi sebagai Universitas Islam terbaik rangking 16 dunia versi Unirank.
UIN Malang juga sertifikasi layanan bertaraf Internasional ISO 9001:2015, sertifikasi Asean University Network Quality Assurance (AUN-QA), penghargaan perguruan tinggi dengan mahasiswa asing terbanyak di Indonesia, dan masih banyak lainya.
Selain itu, Zainuddin juga menjelaskan, berdasar hasil tracer studi yang dilakukan pada tahun 2023, didapati data bahwa 71,46 persen lulusan UIN Malang bisa diterima di dunia kerja dalam kurun waktu 3 bulan setelah lulus. (dur/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana