Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Arema FC masih Belum Bisa Pulang Kandang, Perpanjang Waktu Numpang di Blitar

Galih R Prasetyo • Selasa, 5 November 2024 | 23:00 WIB
MASIH MUSAFIR: Dendi Santoso (tengah, kanan) berebut bola dengan center back Malut United Safrudin Tahar dalam laga, 19 Oktober lalu.
MASIH MUSAFIR: Dendi Santoso (tengah, kanan) berebut bola dengan center back Malut United Safrudin Tahar dalam laga, 19 Oktober lalu.

MALANG KOTA - Para penggawa Arema FC harus bersabar untuk kembali bermain di Malang.

Itu menyusul, manajemen Singo Edan akan memperpanjang waktu berkandang di Stadion Soepriadi, Blitar.

Penyebabnya, mereka belum bisa segera pindah ke Stadion Kanjuruhan akhir tahun ini.

Sebagai informasi, pada awal BRI Liga 1 musim 2024/2025 lalu, Arema FC berencana hanya menggelar enam laga home di Stadion Soepriadi.

Perinciannya, mulai melawan Dewa United sampai Persita Tangerang nanti, 3 Desember.

Namun, sampai saat ini belum ada persiapan atau tanda-tanda pindah kandang ke Stadion Kanjuruhan.

Berdasar penelusuran wartawan koran ini, jadwal yang tertera di laman resmi operator kompetisi PT LIB, belum tertulis Stadion Kanjuruhan.

Stadion Soepriadi, masih menjadi venue laga kandang Singo Edan sampai akhir tahun ini.

Dikonfirmasi, General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi tidak membantah Julian Guevara dkk belum akan pindah kandang dalam waktu dekat.

Menurutnya, homebase tim masih di Kota Patria.

”Kami tetap di Blitar, sampai Stadion Kanjuruhan sudah bisa dipakai,” ujarnya kepada wartawan koran ini kemarin.

Menurutnya, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan kabar dari Pemkab Malang mengenai rencana kapan selesainya renovasi Stadion Kanjuruhan.

Karena itu, Arema FC belum bisa memastikan secara pasti kapan mulai berkandang di sana.

Pria kerap disapa Inal mengatakan, sebelumnya ada rencana pihaknya akan diberitahukan dua bulan sebelum Stadion Kanjuruhan selesai direnovasi.

Itu supaya Singo Edan bisa melakukan persiapan pemenuhan sarana penyelenggaraan Liga 1.

Lalu, mulai melakukan koordinasi mengenai jadwal pemanfaatan stadion tersebut.

”Karena belum ada konfirmasi, berarti sampai dua bulan kedepan masih belum selesai renovasinya,” tutur dia.

Karena itu, Arema FC baru akan berkandang di Stadion Kanjuruhan sampai awal tahun depan.

Di tempat terpisah, Manajer Tim Arema FC Wiebie Dwi Andriyas mengatakan, pihaknya tidak keberatan untuk berkandang di Stadion Soepriadi lebih lama.

Itu karena, fasilitas dan lapangan sudah mendukung tim seusai dilakukan proses perbaikan.

Tim juga sudah berhasil menang di sana sebelumnya.

”Sudah tidak ada masalah lagi bermain di sini (Blitar, red). Kami terbiasa bermain dimana saja,” jelas dia.

Itu menyusul, sudah dua musim terakhir penggawa Singo Edan menjadi musafir, berpindah-pindah kandang.

Baginya, fokus elemen tim wajib hanya memikirkan cara bagaimana mendapat hasil terbaik di setiap laga.

Seperti diketahui, seusai mengalahkan Barito Putera, posisi Arema FC naik ke peringkat tujuh.

Hasil itu, lebih baik di bandingkan 10 laga awal musim 2023/2024 lalu.

Owner NZR Sumbersari itu memprediksi, kemungkinan Arema FC akan kembali menggunakan Stadion Kanjuruhan pada awal tahun depan.

Harapannya, Stadion Soepriadi itu bisa tetap dirawat dengan baik.

”Mungkin stadion ini bisa sebagai tempat penjaringan bibit-bibit pemain sepak bola dari Kota Blitar kedepan,” jelasnya. (tio/gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Arema FC #Kota Malang #Perbaikan Stadion Kanjuruhan