MALANG KOTA - Festival Mbois IX (FMIX) kembali digelar selama tiga hari, yakni 8-10 November di gedung Malang Creative Center (MCC).
Tiap lantai, dipenuhi dengan kegiatan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) Kota Malang.
Festival tahunan tersebut menjadi salah satu langkah untuk menuju Kota Kreatif Dunia.
Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan ST MM yang diwakilkan oleh Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik Setda Kota Malang Tabrani Penjabat mengatakan, pertumbuhan ekraf di Kota Malang cukup pesat.
Hingga Kota Malang lolos seleksi Nasional sebagai nominasi anggota jejaring kota kreatif UNESCO.
”Event ini menjadi salah satu komitmen kita bersama untuk kemajuan ekraf,” tuturnya.
FMIX merupakan hasil kolaborasi dari seluruh pihak.
Mulai dari pelaku usaha, berbagai perangkat daerah (PD) hingga perbankan.
Pada acara pembukaan kemarin, diserahkan secara simbolis bantuan stimulan peralatan usaha oleh Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang.
Sementara itu, Koordinator Malang Creative Fusion (MCF) Dadik Wahyu Chang sebagai inisiator FMIX menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah turut membantu berjalannya festival tersebut.
”Kami menyebut ini kolaborasi dan donasi, hingga festival ini berjalan tanpa menggunakan APBD sama sekali,” tuturnya.
Terdapat 100 lebih kolaborator yang turut serta dalam festival tersebut.
Mulai dari pelaku ekraf musik, batik, hingga kuliner turut serta di dalamnya.
Tidak hanya berjualan, mereka juga membuka pelatihan-pelatihan.
”Targetnya akan ada 30.000 pengunjung dalam 3 hari ini,” imbuhnya. (dur/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana