KEPANJEN - Memanfaatkan masa kampanye, pasangan calon (paslon) nomor urut 1 H M. Sanusi-Lathifah (SaLaf) rutin kunjungan ke masyarakat. Termasuk karyawan pabrik rokok. Kemarin (11/11), Calon Bupati Malang H M. Sanusi berkunjung ke pabrik rokok PT Redi Berkah Abadi di Desa Tegalsari, Kecamatan Kepanjen. Sekitar 700 pekerja antusias menyambut rombongan Sanusi.
“Seperti biasa, kami mengunjungi para pekerja di pabrik rokok untuk diajak membangun Kabupaten Malang yang lebih sejahtera,” ucap Sanusi kemarin.
Dia juga menyebut, salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja pabrik rokok yakni melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Itu merupakan penerimaan negara dari cukai yang dibagi kepada provinsi penghasil cukai hasil tembakau. “Sebagian DBHCHT nanti diperuntukkan bagi kesejahteraan karyawan,” imbuh kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.
Salah satunya dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang tahun ini dibagikan kepada 35 ribu penerima. Masing-masing buruh pabrik rokok akan menerima Rp 600 ribu. Dalam Perbup Malang nomor 115 tahun 2022 tentang tata cara penyaluran BLT DBHCHT Kabupaten Malang, bantuan itu diberikan maksimal lima kali dalam satu tahun.
Pada 2024, alokasi DBHCHT Kabupaten Malang Rp 97,80 miliar. Data Sistem Informasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (SIMTRADA) mengungkap, dari dana tersebut, per awal November 2024 telah terealisasi Rp 75,31 miliar atau terserap 77 persen.
Dalam Permenkeu nomor 215 tahun 2021 tentang penggunaan, pemantauan, dan evaluasi DBHCHT juga dijelaskan, terdapat persentase penggunaan DBHCHT. Yakni 50 persen untuk bidang kesejahteraan masyarakat, 10 persen untuk bidang penegakan hukum, dan 40 persen untuk bidang kesehatan. (yun/dan).
Editor : Mahmudan