MALANG KOTA - Proses penjurian visitasi ke sekolah pada Lomba Literasi Sekolah (L2S) selesai dilakukan.
Tahap selanjutnya yakni penjurian peserta didik. Kemarin (11/11), juri memilih lima peserta terbaik jenjang SD dan SMP di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang.
Setiap sekolah mengirimkan satu perwakilan siswa terbaik. Manajer Pemasaran Jawa Pos Radar Malang Ardianto Rully Pratama mengatakan, penentuan 5 siswa terbaik segera diumumkan.
”Nanti pemenangnya akan diumumkan saat penganugerahan,” tuturnya.
Dalam proses penjurian tersebut, masing masing siswa bergiliran diwawancara oleh lima juri yang merupakan pengawas SD maupun SMP.
Pertanyaan yang diberikan mengenai pengetahuan literasi mereka. Terutama terkait pemahaman terkait buku yang sudah dibaca.
Sementara itu, Pengawas SMP Kota Malang Nur Rochemat SPd mengatakan, peserta didik untuk jenjang SMP harus mampu menceritakan kembali terkait buku berjudul Ganti Hati karya Dahlan Iskan.
”Mereka juga diwajibkan membaca buku terkait kearifan lokal Kota Malang,” tuturnya.
Mulai dari membaca buku, menonton YouTube, maupun mengunjungi museum. Peserta didik juga mempresentasikan terkait upayanya dalam melestarikan kearifan lokal tersebut.
”Ada yang merekomendasikan kuliner kuliner Kota Malang, ada juga yang rutin ke Candi Badut untuk menghapus vandalisme,” kata dia.
Rata rata para siswa juga membaca habis satu buku setiap bulannya.
”Jadi memang sudah suka membaca,” imbuhnya. (dur/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana