Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Penjualan Mobil Baru Melonjak Signifikan di Kota Malang, Ternyata karena Kabar Kenaikan Pajak Ini

Aditya Novrian • Sabtu, 23 November 2024 | 17:14 WIB
PENJUALAN MENINGKAT: Seorang sales menunjukkan dua varian mobil baru yang paling banyak dicari konsumen.
PENJUALAN MENINGKAT: Seorang sales menunjukkan dua varian mobil baru yang paling banyak dicari konsumen.

MALANG KOTA - Bulan Oktober hingga pertengahan November tahun ini menjadi angin segar untuk diler mobil di Kota Malang.

Penjualan kendaraan roda empat mengalami kenaikan signifikan.

Honda Mandalasena Malang misalnya.

Selama Oktober lalu, penjualan mobil meningkat hingga 70 persen jika dibanding bulan sebelumnya.

Sales Manager Honda Mandalasena Sutoyo Daniel Devis menjelaskan, penjualan per bulan kini sudah bisa tembus 50-60 unit.

Dia memprediksi kenaikan penjualan terjadi hingga bulan depan.

”Biasanya, tren penjualan memang akan semakin naik di akhir tahun,” ujar Daniel.

Dia menambahkan, peningkatan penjualan disebabkan oleh beberapa faktor.

Salah satunya isu kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Bea Balik Nama (BBN) yang akan berlaku pada tahun depan.

Edukasi tentang kenaikan harga akibat perubahan regulasi ini menjadi salah satu alasan utama konsumen mempercepat pembelian kendaraan.

”Informasi mengenai kenaikan PPN menjadi 12 persen dan BBN yang cukup signifikan tahun depan cukup memengaruhi keputusan pembelian konsumen,” jelasnya.

Dengan situasi yang mendukung, para konsumen tampaknya memilih untuk segera melakukan pembelian sebelum kenaikan pajak berlaku.

Akhir tahun ini pihaknya banyak melakukan promosi dengan mengikuti pameran-pameran otomotif di berbagai lokasi. 

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Direktur PT Gatra Perdana Putra Yudi Irawan Wijaya.

Menurutnya, memang seharusnya penjualan mengalami kenaikan pada akhir tahun ini.

Namun kebijakan-kebijakan yang direncanakan berlaku tahun depan membutnya cukup khawatir dengan penjualan tahun depan. 

”Selain PPN naik menjadi 12 persen, ada isu BBN juga akan naik,” tuturnya.

Dengan begitu, beban penjualan kendaraan tahun depan akan cukup berat.

Saat ini pihaknya tengah menunggu kepastian kenaikan BBN tersebut. (dur/adn)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#mobil baru #penjualan #malang