MALANG KOTA - Lahan parkir Kajoetangan Heritage yang terletak di gedung eks Bank Syariah Mandiri siap dioperasikan.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memastikan persiapan rampung 100 persen.
Operasional kantong parkir baru itu dijadwalkan mulai hari ini (23/12) dan gratis hingga 28 Desember Dishub telah melakukan pembersihan lahan sekaligus sosialisasi kepada fasilitas baru itu.
Baik kepada pengunjung, pelaku usaha, maupun juru parkir.
Sosialisasi melalui papan pemberitahuan dilaksanakan selama dua hari, yakni Sabtu (21/12) dan Minggu (22/12).
Untuk diketahui, mulai 23 Desember 2024, parkir di Kajoetangan Heritage hanya boleh di sisi kiri (kalau dari arah alunalun).
Sedangkan di sisi kanan tidak boleh, kecuali pada cekungan tertentu dan hanya untuk kendaraan roda dua.
Sebagai gantinya, kendaraan akan ditempatkan lokasi baru parkir Kajoetangan (bekas gedung Bank Mandiri Syariah) dan parkir bertingkat Jalan Mapajahit.
Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra menyampaikan, untuk operasional lahan parkir baru Kajoetangan, ada beberapa area bangunan yang dipermak.
Dia mencontohkan bagian depan dilakukan pengecatan ulang.
Kemudian di bagian belakang dilakukan pembersihan dari tanamantanaman liar.
Penyesuaian juga dilakukan dengan merombak sekat di dalam bangunan.
Jaya memastikan hal itu tidak menyalahi atau mengubah struktur bangunan.
Sebab, bangunan eks Bank Syariah Mandiri itu ditengarai merupakan salah satu cagar budaya.
”Pilarpilarnya tidak kami ubah. Halaman belakang bangunan saja yang kami bersihkan. Sekat di dalam bangunan yang dibongkar itu berbahan karena tripleks, bukan struktur bangunan asli,” terangnya.
Ditanya terkait nasib juru parkir lama, Jaya mengatakan bahwa mereka akan berpindah ke titik lain.
Selama ini juga belum ada penolakan jukir terkait rencana aktivasi parkir baru Kajoetangan.
”Mereka menerima jika ada lahan parkir baru. Jadi harus pindah yang sisi timur,” jelasnya. (adk/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana