MALANG KOTA – Kondisi beberapa korban kecelakaan Tol PandaanMalang KM 77.200 masih dipantau tim dokter hingga kemarin (1/1).
Total, ada enam korban yang masih menjalani perawatan di rumah sakit Lima di antaranya dirawat di RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Sementara satu korban lagi dirawat di rumah sakit swasta di Surabaya.
Humas SMP IT Darul Qur’an Mulia Putri Syauqi Muzhoffar menyebut, korban di RSSA adalah Ustad Al.
Lalu santri perempuan yang berinisial D, N, KA, dan pendamping perempuan HI.
”Dari lima orang itu, ada dua yang masih dirawat di ICU (Intensive Care Unit).
Untuk kondisi Ustad A sudah mulai sadar, sementara KA belum,” ucapnya.
Lalu yang berada di rumah sakit di Surabaya berinisial M. Sebelumnya, M sempat dirawat di High Care Unit (HCU) RSSA.
Namun, terdapat permintaan dari keluarga agar M dirujuk ke Surabaya agar lebih dekat dengan keluarganya.
Di tempat lain, Kasubbag Hukum, Humas, dan Pemasaran RSSA Malang Donny Iryan Vebry Prasetyo membenarkan kalau ada korban kecelakaan yang dipulangkan.
Salah satunya adalah santri perempuan berinisial H.
”Yang bersangkutan dipulangkan ke tempat asalnya di Jember pada 30 Desember setelah menjalani perawatan selama beberapa hari di Grand Paviliun,” terangnya.
Selain santri perempuan H, ada dua anak dari Ustad Al. Yakni anak R, 6, beserta adiknya yang berinisial K, 1.
Sebelumnya, mereka dirawat bersama di Ruang ICU.
Setelah kondisinya semakin membaik, keduanya dipindahkan ke ruang perawatan reguler.
Lalu pada 31 Desember, tim dokter memperbolehkan keduanya pulang.
”Tapi berhubung masih membutuhkan pantauan dari kami, mereka akan tinggal di Kota Malang dulu untuk sementara,” jelas Donny.
Kedua anak dari Ustad Al rencananya harus menjalani kontrol ke Klinik Bedah RSSA.
Kontrol tersebut berlangsung selama satu minggu.
Setelah itu, mereka diperbolehkan pulang ke rumah mereka di Brebes.
Ditanya terkait kondisi umum dua balita tersebut, Donny memastikan bila semua semakin membaik.
Hanya saja, K yang merupakan anak paling kecil tidak berhenti mencari sang ayah yang sekarang berada di ICU.
Sementara untuk kondisi Ustad Al dan empat korban yang dirawat terus menunjukkan perkembangan positif.
Mereka sudah mendapat seluruh tindakan seperti operasi dari tim dokter.
Namun masih membutuhkan waktu untuk pemulihan. (mel/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana