MALANG KOTA – Venue untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 terus disiapkan.
Salah satunya di Stadion Gajayana.
Stadion yang dibangun pada 1924 itu akan direhabilitasi selama empat bulan.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi mengatakan, rehabilitasi bakal dimulai pada bulan Februari mendatang.
Karena itu, sekarang pihaknya mulai melakukan pengadaan untuk jasa konsultasi rehabilitasi.
Menurut Baihaqi, ada beberapa bagian dari Stadion Gajayana yang bakal direhab.
Seperti pembangunan lintasan lari dengan biaya sebesar Rp 5,5 miliar.
Selain itu ada rehab pada sejumlah sarana pendukung.
Seperti pengecatan tribun, perbaikan toilet, dan perbaikan ruang ganti, yang membutuhkan biaya Rp 3,1 miliar.
Selanjutnya ada pembangunan papan skor senilai Rp 1 miliar.
Juga perbaikan lampu yang membutuhkan anggaran Rp 350 juta.
”Kalau di total, anggaran untuk rehabilitasi skala kecil di Stadion Gajayana hampir Rp 10 miliar,” terang pejabat eselon II B Pemkot Malang tersebut.
Selama proses rehabilitasi berlangsung, rencananya Stadion Gajayana akan ditutup untuk sementara waktu.
Tujuannya agar proses rehabilitasi tidak terganggu.
Namun, beberapa bagian masih bisa digunakan atlet untuk berlatih.
Baihaqi berharap, pengadaan dan pelaksanaan rehabilitasi bisa berlangsung efektif.
Dengan demikian rehabilitasi bisa rampung sesuai target awal, yakni pada bulan Mei.
”Karena antara akhir Juni atau Juli sudah pelaksanaan porprov. Namun waktu tepatnya masih menunggu pengumuman,” imbuh dia.
Nanti, Stadion Gajayana akan digunakan untuk pelaksanaan cabang olahraga (cabor) atletik.
Seperti lomba lari, lompat jauh, tolak peluru, dan lembar lembing.
Kemudian ada cabor sepak bola yang dipertandingkan di sana.
Selain Stadion Gajayana, tahun ini pemkot juga melakukan rehabilitasi di Lapangan Tenis di Jalan Surabaya.
Disana, pemkot bakal memperbaiki lampu.
”Selebihnya, kami tidak melakukan perbaikan besar. Hanya perbaikan kecil di fasilitas olahraga yang sudah ada,” sebutnya.
Sementara untuk fasilitas olahraga lain seperti GOR Ken Arok sudah selesai direhab pada 2024 lalu.
Pemkot hanya tinggal melakukan penataan seperti penggantian kabel dan instalasi listrik lainnya. (mel/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana