Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Update Kasus Kecelakaan Maut di Kota Batu, Pemilik Bus Sakhindra Trans Masih Misteri

Fathoni Prakarsa Nanda • Senin, 13 Januari 2025 | 17:20 WIB
BOLEH PULANG: Karumkit Bhayangkara Hasta Brata Batu dr Anangingati SpOG(K) (kiri) meninjau salah satu pasien korban kecelakaan bus Sakhindra Trans yang sudah siap pulang pada Sabtu lalu (11/1).
BOLEH PULANG: Karumkit Bhayangkara Hasta Brata Batu dr Anangingati SpOG(K) (kiri) meninjau salah satu pasien korban kecelakaan bus Sakhindra Trans yang sudah siap pulang pada Sabtu lalu (11/1).

MALANG – Upaya mengusut siapa pemilik bus Sakhindra Trans yang mengalami kecelakaan di Kota Batu masih terus dilakukan. 

Hal itu dilakukan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Bali dan Polres Batu. 

Perwakilan dari Sakhindra Trans juga sudah dipanggil. 

 Baca Juga: Update Kasus Kecelakaan Maut di Kota Batu, Sopir Bus Sakhindra Trans Resmi Tersangka

Kepala BPTD Kelas II Bali Iman Sukandar mengatakan, dalam database perizinan terdapat nama perusahaan Sakhindra.

Dia belum bisa menyebutkan dua kata terakhir identitas perusahaan itu karena masih akan memastikan kembali. 

Apakah perusahaan itu benar-benar punya keterkaitan dengan bus Sakhindra Trans. 

 Baca Juga: Sepuluh Korban Luka Kecelakaan Bus Pariwisata di Kota Batu Dirawat Intensif, Empat Diizinkan Pulang

Jika nama perusahaan sama seperti dalam database, maka yang bersangkutan baru mendapat prinsip penyelenggaraan saja. 

Belum sampai izin penyelenggaraan. 

”Untuk memastikan itu, kami juga sudah berupaya melakukan klarifikasi pekan lalu,” tegas Iman. 

Upaya klarifikasi dilakukan dengan cara mendatangi langsung alamat perusahaan di Jalan Kerta Winangun II/Teratai Nomor 9, Kota Denpasar. 

Alamat berdasar data pada Instagram resmi perusahaan. 

Petugas datang ke alamat itu pada 9 Januari dan 10 Januari. 

Sayangnya tidak orang yang bisa ditemui. 

Kantornya tampak tertutup. 

Demikian pula saat BPTD Kelas II Bali mencoba menghubungi nomor telepon yang tercantum di media sosial. 

Nomor tersebut tak bisa dihubungi. 

”Rencananya hari ini kami akan kembali mendatangi alamat yang sama atau kalau ada informasi baru terkait alamat lainnya,” tegas Iman. 

Dari sisi korban, hingga kemarin tersisa satu orang yang masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara TK III Hasta Brata Batu. 

Sementara dua korban yang mengalami luka parah berada di Rumah Sakit Umum Daerah dr Saiful Anwar (RSSA) Malang. 

Kasubbidyanmeddokpol RS Bhayangkara Hasta Brata Batu Iptu dr Arifian Juari SpOG (K) mengungkapkan, dua korban yang dirawat di RSSA sudah mulai membaik. 

“Kami mendapat laporan jika kedua pasien sudah dalam kondisi stabil, namun masih perlu pemantauan intensif,” ungkapnya.

Satu pasien yang berada di RS Bhayangkara Hasta Brata Batu adalah Umi Dimami. 

Pasien itu sempat akan dipulangkan, namun kondisinya masih belum memungkinkan karena belum bisa mobilisasi secara aktif. 

Paling tidak pemulangan itu menunggu pasien bisa banyak bergerak dan sudah bisa berjalan. (mel/ori/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Kota Batu #polres batu #bus Sakhindra Trans #Pemilik #BPTD #mengusut #kecelakaan