MALANG KOTA - Keberadaan kantong parkir di Jalan Tenes bakal ditertibkan Dinas Perhubungan (Dishub) dalam waktu dekat.
Sebab, kantong parkir di samping Mal Olympic Garden (MOG) tersebut kerap membuat kemacetan panjang.
Sebagian sepeda motor yang terparkir di sana memakai badan jalan.
Alhasil, luas badan jalan pun menyempit.
Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra menuturkan, penertiban parkir di sana akan dibahas terlebih dulu bersama forum lalu lintas.
Dalam penertiban, dishub tidak bisa sendiri.
Nantinya mengeringkan operasi gabungan (opsgab).
Jaya menerangkan, penataan parkir di kawasan tersebut akan mengurangi kepadatan pada wilayah lain.
Seperti misalnya Jalan Bromo hingga Koridor Kajoetangan.
Namun untuk langkah awal, penertiban bakal dilakukan secara bertahap.
”Tidak langsung semua dilarang parkir samping mal. Untuk penertiban awal, dikurangi luas parkiran saja,” tutur pejabat eselon II B Pemkot Malang itu.
Dia berharap, penertiban bisa didukung semua pihak.
Baik pengunjung maupun juru parkir (jukir).
Sebelumnya, lanjut Jaya, rencana penertiban ini sudah beberapa kali dikomunikasikan kepada jukir.
Sehingga, tak perlu sosialisasi yang cukup sering.
Meskipun demikian, pendekatan khusus bakal dilakukan dishub kepada jukir, agar tidak terjadi konflik.
”Dampak sosial penertiban ini pasti ada. Untuk itu perlu pendekatan khusus,” tandasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, pada 2024, dishub melakukan penyempurnaan parkir vertikal Stadion Gajayana.
Anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 2 miliar.
Itu untuk pembangunan atap pada lantai tiga.
Kantong parkir tersebut bisa menampung hingga 1.000 kendaraan roda dua.
Dengan dilengkapi e-parking dan CCTV untuk meningkatan keamanan kendaraan.
Per hari, rata-rata pendapatan yang dikantongi bisa mencapai Rp 8 juta. (adk/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana