Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Hujan Dua Jam, Tiga Lokasi Kota Malang Tergenang

Bayu Mulya Putra • Sabtu, 25 Januari 2025 | 19:00 WIB
LANGGANAN: Jalan Soekarno-Hatta tergenang selama dua jam, kemarin sore. Dua lokasi lainnya juga mengalami hal serupa. (SATRIA CAHYONO/RADAR MALANG)
LANGGANAN: Jalan Soekarno-Hatta tergenang selama dua jam, kemarin sore. Dua lokasi lainnya juga mengalami hal serupa. (SATRIA CAHYONO/RADAR MALANG)

MALANG KOTA – Hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi, kemarin (24/1).

Beberapa lokasi dilaporkan tergenang.

Juga ada kabar longsoran.

Dari pantauan koran ini, hujan mulai turun pada pukul 14.00.

Kondisi tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 16.00.

Hujan terjadi hampir merata di seluruh wilayah Kota Malang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Malang Surya Adhi Nugroho menyebut, ada beberapa lokasi yang tergenang.

Yakni di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru.

Satu lagi di Flyover Kedungkandang di Kelurahan Kedungkandang, Kecamatan Kedungkandang.

”Itu berdasar pantauan kami melalui media sosial, CCTV Kota Malang, EWS (early warning system), dan laporan kelurahan tangguh,” jelas Surya.

Berdasar pantauan sementara, tinggi genangan berkisar antara 15 sampai 25 sentimeter.

Pihaknya juga memantau debit sungai.

Sekitar pukul 16.00, terpantau debit Sungai Amprong mengalami peningkatan.

Tak hanya genangan, selama hujan juga terjadi tanah longsor.

Seperti dilaporkan salah seorang warga bernama Sukri.

Menurut Sukri, longsor terjadi di Jalan KH Malik Dalam, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang.

”Kebetulan sekitar pukul 15.00 tadi, hujan turun dengan deras,” kata warga yang tinggal di Jalan Dukuh Baran RT 1/RW 5, Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang itu.

Sukri yang melintas bersama rekannya melihat ada longsoran.

Longsor terjadi hingga menjelang pukul 16.30.

Akibatnya, lalu lintas sempat tertutup material longsor dan kayu.

Tepatnya di sisi timur sekolah Al-Azhar.

BPBD Kota Malang juga sudah meluncur ke lokasi.

Tujuannya untuk melakukan pengecekan dan evakuasi.

Di tempat lain, Kepala DPUPRPKP Kota Malang, R Dandung Djulharjanto, memastikan bahwa pihaknya terus melakukan upaya mengatasi banjir.

Salah satunya untuk Jalan Soekarno-Hatta.

”Tahun ini kami sedang menyusun DED (detail engineering design) untuk drainase. Lalu realisasinya tahun 2026,” terangnya.

Renovasi dan pembuatan drainase baru juga mulai dilakukan. (adk/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#banjir malang #Hujan #Kota Malang #malang kebanjiran