MALANG KOTA – Tidak lama lagi revitalisasi Terminal Arjosari rampung.
Pekerjaan rumah (PR) baru pun sudah menanti Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang.
Salah satunya yakni penataan lalu lintas (lalin) di sekitar terminal.
Kepala Dishub Kota Malang R Widjaja Saleh Putra mengatakan, saat ini kondisi fisik Terminal Arjosari lebih tertata.
Baik terminal bus maupun angkot.
Di terminal bus, penataan dilakukan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) II Jawa Timur dengan menambah beberapa fasilitas.
Seperti lift, ruang tunggu penumpang yang menggunakan AC, hingga lokasi untuk antar jemput penumpang.
Sementara untuk terminal angkot, ada penambahan fasilitas dari Dishub Kota Malang di bagian penerangan dan koridor.
Lalu tahun 2023, beberapa bagian seperti jalan, pintu masuk, hingga pintu keluar juga sudah diperbaiki.
“Selanjutnya kami perlu menata arus lalu lintas di sekitar terminal agar tidak macet,” kata dia.
Pertama, penataan terhadap rute angkutan kota (angkot).
Angkot diharapkan tidak mengarah langsung ke terminal bus.
Melainkan melintas di Jalan Raden Panji Suroso depan Polsek Blimbing hingga Pengadilan Agama (PA) Malang.
Lalu belok kiri melewati Kantor Kejari Kota Malang baru ke terminal.
“Itu akan kami eksekusi bersama forum lalu lintas,” imbuh pejabat eselon II B Pemkot Malang tersebut.
Kedua, penataan terhadap lalu lintas di terminal bus.
Yakni dengan mengarahkan penumpang agar mengakses bus di dalam terminal.
Tujuannya agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di depan terminal.
Untuk penataan itu, dishub akan berkoordinasi bersama pihak Terminal Tipe A (TTA) Arjosari.
Menurut Jaya, penataan yang dilakukan membutuhkan waktu.
Apalagi, selama ini masyarakat sudah terbiasa mengakses bus di luar terminal.
Namun, sekarang sarana dan prasarana di terminal juga sudah dilengkapi.
Di tempat lain, Komandan Regu (Danru) TTA Arjosari Purnomo membenarkan kalau ke depan akan ada penataan lalu lintas terminal.
Menurut dia, itu pernah dibahas dalam forum lalu lintas pada 2024.
Nanti, tak hanya angkot yang diarahkan untuk melintasi di Jalan Raden Panji Suroso.
Namun juga pengemudi angkutan online.
“Jadi bisa mengurangi kepadatan di depan terminal sedikit demi sedikit,” ucap Purnomo.
Kini pihaknya masih menunggu koordinasi lanjutan dengan Dishub Kota Malang.
Dari pantauan pihak TTA Arjosari, kepadatan lalu lintas saat ini sudah sedikit berkurang.
Terutama setelah adanya revitalisasi.
Sebab, dalam revitalisasi ada penambahan jalur untuk pengantar dan penjemput.
Namun, pemanfaatan jalur tersebut masih perlu dioptimalkan kembali. (mel/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana