Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Siapkan Kantong Parkir Baru di Alun-Alun Merdeka Kota Malang

Aditya Novrian • Kamis, 30 Januari 2025 | 18:40 WIB

Air mancur di Alun Alun Merdeka Malang. (SATRIA CAHYONO / RADAR MALANG)
Air mancur di Alun Alun Merdeka Malang. (SATRIA CAHYONO / RADAR MALANG)

Dishub Berencana Pakai Aset Daerah

"Alun-Alun Merdeka masuk dalam prioritas untuk penanganan parkir. Setelah penataan di Kajoetangan selesai, kami akan memikirkan di sana.”

RAHMAT HIDAYAT

Kepala Bidang Parkir Dishub Kota Malang

MALANG KOTA - Penataan parkir bakal berlanjut lagi.

Setelah dilakukan di kawasan Kajoetangan, ada satu kawasan lagi yang menjadi perhatian Pemkot Malang.

Yakni Alun-Alun Merdeka.

Seperti diketahui, Alun-Alun Merdeka bakal direvitalisasi dalam waktu dekat.

Dengan wajah baru, kemungkinan besar jumlah pengunjung bakal meningkat.

Sedangkan kantong parkir di kawasan tersebut masih mengandalkan bahu jalan.

Seperti di di Jalan Mgr Sugriyopranoto atau depan Mal Ramayana.

Kemudian di Jalan Merdeka Selatan.

Penggunaan bahu jalan untuk kantong parkir itu tak bisa dipungkiri kerap membuat macet.

Dinas Perhubungan (Dishub) sebenarnya sudah menertibkan dua kantong parkir tersebut.

Sebelumnya, parkir bahu jalan di titik itu bisa sampai tiga baris.

Kini dishub membatasi parkir maksimal hanya boleh dua baris.

Kepala Bidang Parkir Dishub Kota Malang Rahmat Hidayat mengatakan, parkir di kawasan Alun-Alun Merdeka prioritas untuk ditata ulang.

”Alun-Alun Merdeka masuk dalam prioritas untuk penanganan parkir.

Setelah penataan di Kajoetangan selesai, kami akan memikirkan di sana,” terang Rahmat.

Penataan yang dilakukan hampir sama dengan Kajoetangan.

Rahmat menuturkan, dishub akan mengkaji opsi pembangunan sentra parkir.

Dengan adanya fasilitas tersebut, sehingga bahu jalan bisa ditertibkan.

”Kantong parkir ini sudah menjadi kebutuhan di Alun-Alun (Merdeka). Tetapi pelaksanaannya harus bertahap, kami akan mulai mengarah ke sana,” terangnya.

Rencananya, dishub bakal memakai aset daerah.

Yakni Mal Alun-Alun yang disewa Ramayana.

Rahmat akan mengkaji lagi penggunaan aset tersebut mulai dari kapasitas hingga akses keluar masuk kendaraan.

Terkait penataan parkir, Anggota Komisi C DPRD Kota Malang Akhdiyat Sabril Ulum mendukung penuh.

Namun, dia menekankan untuk Kajoetangan harus diprioritaskan terlebih dahulu.

Sebab, pembangunan sentra parkir akan dilakukan tahun ini.

Jika hal itu berhasil, dewan bakal mendukung kebijakan tersebut diterapkan pada kawasan lain.

”Parkir ini memang menjadi keluhan banyak masyarakat. Baik ilegal, kadang buat macet, sehingga harus ada solusi yang dilakukan pemerintah,” tandasnya. (adk/adn)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Alun Alun Merdeka #Parkir #Revitalisasi #Kota Malang