MALANG KOTA – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) meresmikan Pusat Sumber Belajar Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (PSBTIK) kemarin (7/2).
Dalam acara tersebut dihadiri langsung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Prof Dr Abdul Mu’ti MEd.
Mendikdasmen mengunjungi langsung PSBTIK yang berada di lantai 3 Perpustakaan UMM.
Baca Juga: Siap Hadapi Tantangan Global Pendidikan FKIP UMM Kukuhkan 8.089 Mahasiswa PPG dari 37 Provinsi
Setelah melaksanakan kunjungan, Abdul Mu’ti menjadi keynote speaker di Bassement Dome UMM.
Di dalam pidatonya, dia menyebut pentingnya teknologi di dalam pendidikan.
”Teknologi bisa membantu pelajar untuk mencari banyak sumber belajar dengan mudah,” ujar Abdul Mu’ti.
Selain itu, dia juga mengatakan, pentingnya tenaga pengajar saat ini menjadi fasilitator kepada murid.
Sebab, itu adalah kunci untuk menyebarkan kebaikan khususnya ilmu pengetahuan.
”Perlu diingat bahwa secanggih apapun teknologi saat ini, tetap saja peran seorang guru tetap harus lebih besar karena sejatinya teknologi tidak dapat seratus persen menggantikan pemahaman yang dimiliki manusia,” tegas Abdul Mu’ti.
Abdul Mu’ti juga melihat karya mahasiswa FKIP UMM.
Salah satunya adalah virtual reality (VR). Dia kagum dan mengapresiasi inovasi yang dibuat oleh FKIP UMM.
Pada acara tersebut, turut hadir Rektor UMM Prof Dr Nazaruddin Malik SE MSi.
Dia juga menyampaikan apresiasi dan arahan terhadap inovasi yang dibuat FKIP.
Terlebih ke depan, FKIP akan mengadakan mata kuliah pilihan coding.
”Diharapkan adanya PSBTIK dapat membantu mahasiswa untuk terus mengembang inovasi dan keterampilan di bidang teknologi,” ujar Malik.
Dekan FKIP UMM Prof Dr Trisakti Handayani MM mengatakan, PSBTIK dirancang dengan konsep multifungsi untuk mendukung berbagai kebutuhan mahasiswa.
Mulai dari pembuatan modul digital, materi pembelajaran interaktif, media pembelajaran digital, pemanfaatan teknologi VR dalam pembelajaran, mengedit video, dan mengerjakan tugas-tugas yang membutuhkan teknologi canggih.
”PSBTIK dirancang dengan fasilitas yang mendukung kenyamanan dan produktivitas tinggi dengan memiliki 12 perangkat komputer dengan spesifikasi tinggi, pendingin ruangan, meja komputer dan tempat duduk berstandar internasional,” beber Trisakti.
Teknologi tersebut memungkinkan mahasiswa mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis pada virtual reality (VR), augmented reality (AR), dan mixed reality (MR).
Melalui teknologi itu, mahasiswa dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih imersif dan inovatif yang akan menjadi nilai tambah dalam pembelajaran di masa depan ketika mereka menjadi Guru. (rsy/tiw/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana