Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin Siap-Siap Retreat Sepekan di Akmil Magelang

Fathoni Prakarsa Nanda • Selasa, 11 Februari 2025 | 19:15 WIB
MENUJU PELANTIKAN: Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin mendapat ucapan selamat dari para anggota DPRD Kota Malang setelah penetapan kepala daerah terpilih (10/2). (SATRIA CAHYONO/RADAR MALANG)
MENUJU PELANTIKAN: Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin mendapat ucapan selamat dari para anggota DPRD Kota Malang setelah penetapan kepala daerah terpilih (10/2). (SATRIA CAHYONO/RADAR MALANG)

MALANG KOTA - Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin harus melalui beberapa tahapan sebelum benar-benar menduduki Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang.

Kemarin (10/2), keduanya ditetapkan sebagai kepala daerah terpilih melalui Rapat Paripurna DPRD Kota Malang.

Tahapan selanjutnya adalah pelantikan dan retreat atau pembekalan kepala daerah.

Pelantikan kepala daerah serentak akan berlangsung pada 20 Februari di Jakarta.

Kemudian pembekalan dimulai satu hari setelahnya.

Retreat akan dilaksanakan di Akademi Militer Magelang selama sepekan.

Ditemui setelah rapat paripurna, Wahyu Hidayat mengaku mulai menyiapkan kebutuhan untuk agenda pelantikan sekaligus retreat kepala daerah.

Misalnya pakaian yang akan digunakan pada kedua agenda tersebut dan kebutuhan obat-obatan.

”Saya juga akan melakukan cek kesehatan satu seminggu sebelum retreat,” ujarnya.

Wahyu menyampaikan, pembekalan seperti itu tidak asing baginya.

Sebab, dia sudah pernah menjalaninya saat menjadi ASN.

Bahkan rentang waktunya lebih lama, yakni hingga tiga bulan.

Insya Allah tidak perlu adaptasi yang lama,” imbuh pria asli Kota Malang itu.

Dalam retreat yang akan dia jalani, lanjut Wahyu, kemungkinan pemerintah pusat juga bakal memaparkan rencana efisiensi belanja daerah.

Itu merupakan penjabaran dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 tahun 2025 tentang efisiensi belanja di APBN dan APBD 2025.

”Dari pembekalan itu nanti akan dijelaskan lebih detail terkait pemangkasan belanja. Tindak lanjutnya, kami akan melakukan rapat dengan perangkat daerah,” terang Wahyu.

Dia menambahkan, pemangkasan anggaran itu hampir sama dengan yang sudah dilaksanakan pada pandemi Covid-19 lalu.

Kala itu ada beberapa pos anggaran yang dialihkan untuk program prioritas lain.

Sementara itu, Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan menitipkan 11 program prioritas yang sudah berjalan di bawah kepemimpinannya.

Tapi dia lebih menitikberatkan kepada dua hal.

Yakni penanganan banjir dan kelanjutan perbaikan Pasar Besar.

Menurut Iwan, masih ada titik genangan yang perlu penanganan.

Seperti di Jalan Bondowoso dan Jalan Letjen Sutoyo.

Pematangan rencana revitalisasi Pasar Besar juga terus berjalan dan perlu dikawal oleh wali kota terpilih.

”Jangan sungkan kalau mau merepotkan saya. Nanti saya di Kemendagri siap direpotkan,” tandasnya.

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Siraduhitta menjelaskan, efisiensi belanja daerah menjadi tugas yang cukup berat bagi Wahyu dan Ali.

Dewan meminta, keduanya bisa langsung beradaptasi dan mampu membuat kebijakan yang tepat.

”Banyak PR, tapi yang pertama perlu diselesaikan efisiensi belanja,” tuturnya. (adk/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Pelantikan #dprd kota malang #retreat #wali kota dan wakil wali kota #ali muthohirin #wahyu hidayat #Kota Malang #Akmil Magelang