"ASN yang berada di kecamatan dan kelurahan sangat dekat dengan masyarakat. Sehingga saya minta bantuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.” WAHYU HIDAYAT - Wali Kota Kota Malang
MALANG KOTA – Aparatur Sipil Negara (ASN) mendapat tugas tambahan dari Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.
Tugas itu yakni melakukan sosialisasi visi misi Mbois Berkelas yang diusung pasangan Wahyu Hidayat-Ali Muthohirin.
Keterlibatan ASN diyakini bisa membuat jargon itu makin dikenal masyarakat.
Baca Juga: Hari Pertama Ngantor, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Langsung Bahas Efisiensi Belanja Daerah
Jargon itu diterjemahkan ke dalam lima program prioritas.
Yakni beasiswa gratis, seragam gratis, 1.000 event, insentif Rp 50 juta untuk RT dan penanganan kemacetan serta banjir.
”ASN yang berada di kecamatan dan kelurahan sangat dekat dengan masyarakat. Sehingga saya minta bantuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat,” terang Wahyu.
Baca Juga: Siap Wujudkan Malang Mbois dan Berkelas
Dia menerangkan, ketika masyarakat menanyakan terkait jargon Mbois Berkelas, ASN diharapkan bisa menjelaskan secara detail program kerja apa saja yang akan dijalankan.
”Ini tugas kita bersama menjelaskan apa saja yang pemkot akan jalankan. Agar masyarakat tidak bertanya-tanya,” imbuh Wahyu.
Baca Juga: Festival Mbois di MCC Jadi Langkah Menuju Kota Kreatif Dunia
Mantan Sekda Kabupaten Malang itu menekankan, seluruh program yang masuk visi misi Mbois Berkelas telah diserap dari kebutuhan masyarakat.
Oleh karena itu, di dalamnya turut mengakomodasi sektor pendidikan, ekonomi, infrastruktur, dan lingkup terkecil seperti RT.
”Mudah-mudahan menjadi solusi untuk Kota Malang,” pungkasnya. (adk/by)
Editor : Aditya Novrian