MALANG KOTA - PLN UP3 Malang mulai bersiap menghadapi peningkatan penggunaan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPKLU) di Malang Raya.
Diawali dengan pemeriksaan fisik dan fungsi SPKLU di 35 titik.
Terutama di jalur-jalur mudik seperti yang ada di rest area Tol Pandaan-Malang.
Asisten Manajer Keuangan Umum PLN UP3 Malang Bintara Situmorang mengatakan, pihaknya selalu menaikkan level kesiapannya dengan status siaga setiap Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN).
Baca Juga: Kunjungan di SPKLU Kota Malang Meningkat 58 Persen, Paling Dominan Mobil Listrik
Terutama terhadap SPKLU, sebab semakin banyak pengguna kendaraan listrik.
”Pemeriksaan fisik yang sudah dilakukan seperti pada kondisi fisik charger, kabel supply, grounding, dan fondasi,” tuturnya.
Sedangkan pemeriksaan fungsi dilakukan pada aplikasi PLN mobile, koneksi data di lokasi, dan fungsi charger.
Dia mengatakan penggunaan SPKLU saat mudik Lebaran selalu tinggi.
Baca Juga: Universitas Negeri Malang (UM), Kembangkan Simulator Kendaraan LIistrik Hingga SPKLU
Pada lebaran 2024, peningkatan penggunaan mencapai lima kali lipat dari hari biasa.
Umumnya, per hari ada 14 pengguna yang memanfaatkan satu titik SPKLU.
”Tahun ini kami prediksi peningkatan juga sampai lima kali lipat,” tuturnya.
Sementara itu, SPKLU paling banyak digunakan berada di PLN UP3 Malang dan SPKLU di Rest Area KM 84 A Surabaya-Malang.
Kedua SPKLU tersebut berada di jalan yang banyak dilalui pemudik.
Selain itu, SPKLU juga terdapat di beberapa area swasta seperti hotel, mal, dan tempat wisata.
Selain SPKLU, PLN juga terus menjaga pasokan listrik selama Ramadan ini dengan menyiagakan tim khusus.
”Harapannya, momen Ramadan hingga mudik dan arus balik Lebaran 2025 dapat terlaksana dengan lancar,” tutupnya (dur/by)
Editor : A. Nugroho