KEPANJEN - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang menyediakan layanan mudik gratis menggunakan bus pada tahun ini.
Kuota yang disediakan mencapai 350 kursi.
Tapi, kuota itu ludes hanya dalam waktu dua hari pendaftaran sejak dibuka 5 Maret lalu.
Dishub Kabupaten Malang menyediakan lima rute mudik dengan titik pemberangkatan dari Pendapa Agung Kabupaten Malang, Jalan Agus Salim, Kota Malang.
Yakni menuju Sumenep (Madura), Ngawi lewat NganjukMadiun, Pacitan lewat Trenggalek-Ponorogo, Banyuwangi via Probolinggo-Situbondo, serta Bondowoso lewat Probolinggo-Jember.
Semuanya diberangkatkan serentak pada 27 Maret mendatang.
“Kami menyediakan tujuh bus dengan kapasitas masing-masing 50 penumpang. Artinya ada kuota 350 kursi,” terang Kabid Angkutan Dishub Kabupaten Malang Tri Hermanto.
Dua jurusan, yakni Madura dan Ngawi sama-sama mendapat jatah dua bus.
Pendaftaran dilakukan secara online dengan menghubungi contact person melalui WhatsApp.
Bisa juga secara offline dengan mendatangi 9 kantor.
Yaitu Kantor Dishub di Jalan Raya Talangagung, Kecamatan Kepanjen, dan 8 kantor UPT Perhubungan di Kepanjen, Singosari, Gondanglegi, Tumpang, Pujon, Pagak, Turen serta Dampit.
Syaratnya hanya membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK).
Pada pendaftaran hari pertama, 6 bus sudah terisi penuh.
Yang tersisa hanya jurusan Bondowoso dengan keterpenuhan 43 kursi.
Namun pada Kamis (6/3) langsung terisi penuh 50 orang.
Sebagian besar peminat mudik gratis memesan secara online.
Mereka bahkan sudah memesan sejak pukul 04.00.
Habisnya kuota mudik gratis dalam waktu singkat itu di luar dugaan petugas.
Sebab, tahun lalu butuh waktu seminggu pendaftaran untuk memenuhi seluruh kuota.
”Tahun ini kami tidak menyediakan tambahan dari kuota awal,” tandasnya. (biy/fat)
Editor : A. Nugroho