Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kementerian Perhubungan Periksa 20 Bus di Terminal Arjosari Tiap Hari hingga Jelang Lebaran

Fathoni Prakarsa Nanda • Senin, 10 Maret 2025 | 18:00 WIB
RAMP CHECK: Petugas Kementerian Perhubungan mengecek mesin bus Lorena di Terminal Arjosari kemarin (9/3). Pemeriksaan seperti itu akan dilakukan setiap hari hingga 24 Maret 2025.
RAMP CHECK: Petugas Kementerian Perhubungan mengecek mesin bus Lorena di Terminal Arjosari kemarin (9/3). Pemeriksaan seperti itu akan dilakukan setiap hari hingga 24 Maret 2025.

MALANG KOTA – Pengawasan terhadap angkutan Lebaran 2025 sudah dilakukan sejak 13 Februari lalu.

Pertama kali dilakukan dengan inspeksi keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) atau ramp check di pool bus.

Inspeksi itu di lanjutkan dengan pengawasan di Terminal Tipe A Arjosari.

Setiap hari dilakukan ramp check terhadap 20 bus, baik antar kota antar provinsi (AKAP) maupun antar kota dalam provinsi (AKDP).

Seperti kemarin (9/3), Kementerian Perhubungan melakukan ramp check terhadap bus Rosalia Indah di Terminal Arjosari.

Tampak tiga petugas memeriksa kelengkapan APAR, wiper, setir, dan mesin.

Komandan Regu Terminal Tipe A Arjosari Nurhadi mengatakan, ramp check dilakukan mulai 1 Maret sampai dengan 24 Maret mendatang.

”Selama sembilan hari terakhir kami sudah memeriksa sekitar 180 bus AKAP (antar kota antar provinsi) maupun AKDP (antar kota dalam provinsi),” kata dia.

Nurhadi melanjutkan, pemeriksaan biasanya dilakukan mulai pagi sampai sore.

Bentuk pemeriksaan yang di lakukan seperti pemeriksaan kelengkapan kendaraan.

Antara lain SIM, STNK, kartu pengawasan (KPS), dan Bukti Lulus Uji elektronik (BLUe) yang masih berlaku.

Untuk pengemudi bus yang KPSnya mati akan diberi peringatan.

Namun kalau sampai BLUe bus sudah tidak berlaku, maka akan langsung ditindak.

Ada juga pemeriksaan fisik kendaraan.

Seperti kondisi mesin, wiper, ban, dan sistem pengereman.

Jika ditemukan ada yang tidak berfungsi normal, pengelola bus diminta melakukan perbaikan.

Setelah dinyatakan normal, bus baru boleh berjalan.

Nurhadi menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya juga akan melaksanakan ramp check gabungan.

Kegiatan itu melibatkan dinas perhubungan dan kepolisian.

Untuk jadwal pelaksanaannya masih menunggu koordinasi lebih lanjut.

Sementara itu, Dishub Kota Malang telah melakukan pengecekan ke 21 PO bus.

Dari jumlah itu, ada satu bus yang dinyatakan tidak layak jalan.

Penyebabnya, uji kir armada tersebut tidak diperpanjang.

Kemudian ada masalah pada pengereman dan gas buang yang tidak memenuhi standar.

”Kalau ini tidak diperbaiki, kami akan melarang untuk beroperasi. Kami menguta makan keamanan penumpang di tengah tingginya mo bilitas pada arus mudik,” kata Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra.

Dia menjelaskan, pengecekan awal dilakukan sebagai peringatan dini kepada pemilik maupun perusahaan bus.

Mereka masih memiliki waktu untuk melakukan perbaikan hingga menjelang Lebaran. (mel/adk/fat)

Editor : A. Nugroho
#lebaran 2025 #malang kota #Terminal arjosari #Ramp Check bus #ramadan 1446 H