Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Minyakita di Kota Malang Sudah Sesuai Takaran

Fathoni Prakarsa Nanda • Senin, 10 Maret 2025 | 18:20 WIB
TIDAK ADA KELUHAN: Salah seorang pedagang pasar Kebalen menunjukkan bahwa Minyakita yang dia jual memiliki volume 1 liter tiap kemasan.
TIDAK ADA KELUHAN: Salah seorang pedagang pasar Kebalen menunjukkan bahwa Minyakita yang dia jual memiliki volume 1 liter tiap kemasan.

MALANG KOTA - Pemerintah Kota Malang memastikan volume minyak goreng kemasan Minyakita yang dijual di Kota Malang sudah sesuai takaran.

Minyak goreng subsidi pemerintah tersebut diproduksi juga oleh produsen yang ada di Jawa Timur.

Berbeda dengan Minyakita temuan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Jakarta Selatan yang isinya tidak sesuai takaran.

Beberapa hari terakhir memang muncul keresahan warga tentang Minyakita.

Awalnya beredar video yang menun jukkan isi Minyakita kemasan 1 liter ternyata hanya berisi 750 sampai 800 milliliter.

Kondisi yang sama ditemukan Mentan di pasar Lenteng Agung, Jaksel.

Koordinator Pemantauan Harga Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Hariwidayat menjelaskan bah wa Pemkot Malang sudah melakukan sidak sebelum Ramadan.

Sidak itu untuk mengetahui harga maupun ketersediaan bahan ke bu tuhan pokok dan barang penting (Bapokting).

”Termasuk volume Minyakita, karena Minyakita termasuk Bapokting,” ungkapnya.

Sidak sudah dilakukan di beberapa pasar.

Seperti Pasar Tawangmangu, Pasar Madyopuro, Pasar Blimbing, dan Pasar Sawojajar.

Apabila ditemukan kecurangan, maka satuan tugas dari Polri akan bertindak dan memberikan sanksi kepada pelaku.

”Sampai sekarang tidak ada aduan terkait ketidak sesuaian volume Minyakita,” tuturnya.

Wartawan koran ini mencoba membeli Minyakita di dua lokasi yang berbeda dan mengecek volumenya.

Hasilnya, keduanya memiliki volume 1 liter per botol, sama dengan yang tertera di kemasan.

Minyakita pertama didapat di Pasar Kasin dengan harga Rp 17.500 per liter.

Minyak goreng itu diproduksi oleh CV Oleindo Amana Sejahtera Sidoarjo.

Sedangkan yang kedua didapat dari salah satu toko bahan pokok di Jalan Kalpataru, Kota Malang, dengan harga Rp 18 ribu per liter.

Produsennya CV Amaly Food Gresik.

Salah satu pedagang di Pasar Kasin, Rahmawati, mengatakan belum ada keluhan dari pembeli terkait volume Minyakita.

Meskipun harganya di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), namun Minyakita masih jadi minyak goreng paling murah yakni dijual dengan harga Rp 17.500 per liter.

Rahma mendapat stok Minyakita dari toko grosir dengan harga Rp 16.500 per liter.

Saat ada distribusi langsung dari Diskopindag, dia bisa mendapatkan dengan harga Rp 14.500 per liter dan menjualnya sesuai HET Rp 15.700 per liter.

”Tapi stok dari dinas sudah habis,” tandasnya. (dur/fat)

Editor : A. Nugroho
#pasar kebalen #pasar blimbing #Pasar Sawojajar #pasar tawangmangu #MinyaKita #Minyak Goreng #pasar madyopuro