MALANG KOTA – Musim mudik Lebaran akan dimulai pada 21 Maret mendatang.
Namun, pemesanan tiket kereta api dari luar daerah menuju Stasiun Malang sudah mengalami lonjakan.
Hingga kemarin mencapai 30.358 tiket.
Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya Luqman Arif menuturkan, puluhan ribu penumpang akan turun di Stasiun Malang mulai 21 Maret hingga 11 April 2025.
Dari data sementara, puncak arus mudik dimulai tanggal 28 Maret 2025.
”Pemesanan tertinggi tiket mudik dengan tujuan Stasiun Malang digunakan untuk 30 Maret atau H-1 Lebaran. Total sudah ada 1.555 tiket yang dipesan. Mayoritas penumpang berasal dari Jakarta,” ujarnya.
Dia menjelaskan, PT KAI mengoperasikan 13 kereta api selama periode libur Lebaran.
Terdiri dari 11 KA reguler dan 2 KA tambahan.
Total kapasitas penumpang per hari mencapai 6.614 orang.
Dua KA tambahan yang disiapkan adalah KA Arjuno Ekspres relasi Malang-Surabaya Gubeng dan Gajayana Tambahan, rute Malang-Gambir.
Lonjakan penumpang tak hanya terjadi pada arus kedatangan.
Puluhan ribu orang juga bakal meninggalkan Malang menggunakan kereta api.
Saat ini, 36.541 tiket keberangkatan dari Stasiun Malang sudah dipesan oleh para penumpang.
Tujuan terbanyak penumpang dari Stasiun Malang antara lain Jakarta, Jogjakarta, Banyuwangi dan Bandung.
Puncak penumpang yang keluar dari Malang akan terjadi pada 28 Maret 2025.
Sementara untuk arus balik, puncaknya diperkirakan H+5 Lebaran atau tanggal 6 April 2025.
”Untuk H-3 Lebaran, penumpang yang berangkat dari Stasiun Malang mencapai 2.583 orang,” jelas Luqman. (adk/fat)
Editor : A. Nugroho