MALANG KOTA - Suara reruntuhan yang terdengar kemarin (21/3) pukul 10.00 membuat Bambang Siswanto mengurungkan niatnya masuk ke rumahnya di Jalan MGR Sugiyopranoto, Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Klojen.
Saat dicek, ternyata pohon flamboyan miliknya yang berada di samping rumah ambruk.
Dia mengestimasi pohon tersebut sudah berusia sekitar 54 tahun.
Baca Juga: Tiga Pohon Tumbang di Araya Malang, Satu Warga Terluka
Bambang juga mengaku kalau pohon itu jatuh lima menit sebelum dirinya masuk ke dalam rumah.
Beruntung, saat kejadian dia tidak memarkirkan mobil di depan halaman.
Sehingga tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Bambang bercerita, pohon itu sudah tumbuh sejak lama di sana.
Baca Juga: Atap Rumah Warga di Jalan Raya Mulyorejo Malang Tertimpa Pohon Tumbang
Dia membeli bibit pohon di dekat sekolahnya dulu di SMP Negeri 1 Kota Malang.
Sepengetahuan Bambang, pohon itu bisa tumbuh dengan bunga yang berwarna jingga.
”Sebelum tumbang, saya tidak melihat ada tanda-tanda pohon itu lapuk,” kata dia.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Malang Surya Adhi Nugroho mengatakan, pohon yang tumbang memang berjenis flamboyan.
Tingginya sekitar 12 meter.
Sementara diameternya 65 sentimeter.
”Diketahui bahwa akar pohon mengalami pelapukan dan tidak mampu lagi menopang beban pohon hingga tumbang,” jelas Surya.
Akibat kejadian tersebut, ditemukan beberapa kerusakan.
Baca Juga: Cuaca Buruk Malang, 13 Pohon Tumbang, di Kecamatan Ini Siswa SMK Sampai Terluka
Seperti pada pagar besi rumah berwarna hijau yang berukuran 4 meter persegi.
Selain pagar, tiang lampu penerangan jalan umum (PJU) juga roboh.
Berikutnya kabel provider putus, terop milik perangkat RT, serta tempat duduk dari cor semen juga terimbas.
Baca Juga: Pohon Tumbang Ganggu Pasokan Listrik 600 Rumah di Pakisaji
Karena posisi pohon yang tumbang dekat dengan jalan raya, arus lalu lintas sempat terhambat.
”Truk milik DLH dan BPBD harus terparkir untuk melakukan penanganan. Jadi sempat macet sebentar,” imbuh pejabat eselon III B Pemkot Malang tersebut.
Atas kejadian yang terjadi, BPBD sudah berkomunikasi dengan DLH.
Tujuannya agar upaya merapikan pohon secara berkala tetap dilakukan. (mel/by)
Editor : A. Nugroho