MALANG KOTA - Harga emas mengalami peningkatan selama Ramadan.
Persentase kenaikannya sekitar 5 persen dalam kurun waktu kurang dari satu bulan.
Itu membuat masyarakat semakin aktif dalam transaksi emas.
Seperti di Toko Emas Wahyu Redjo.
Baca Juga: Harga Emas Antam Dikabarkan Naik Hari Ini, Tembus Rekor Tertinggi
Pada awal Ramadan, harga emas perhiasan 17 karat masih di angka Rp 1.280.000 per gram.
Namun kemarin (26/3), harga tersebut sudah naik menjadi Rp 1.355.000 per gram.
Febri Agus, Penanggung Jawab Toko mengatakan, menjelang Lebaran banyak masyarakat yang membeli emas perhiasan.
”Peningkatannya terjadi sejak awal Bulan Maret,” tutur dia.
Baca Juga: Longsornya Tambang Emas Ilegal di Maluku Berakhir Memakan Korban
Selain itu, tidak sedikit juga yang membeli emas murni untuk investasi.
Sebab masyarakat tahu harganya akan terus mengalami kenaikan.
”Tapi kalau dibandingkan dengan yang jual emasnya bisa 50 banding 50,” kata dia.
Sementara itu, dari pantauan di beberapa toko emas lainnya, harganya cenderung mengalami fluktuasi, namun tetap dalam tren kenaikan.
Para pedagang memperkirakan harga emas akan terus naik hingga setelah Lebaran, seiring dengan tingginya permintaan di pasar.
Staff Toko Emas Bulan Purnama Hilmi Alif mengatakan, selain emas perhiasan, emas antam juga mengalami kenaikan yang cukup tinggi.
Hingga kemarin, harga emas antam di angka Rp 1.849.500 per gram.
Angka tersebut sudah naik sekitar Rp 200 ribu dibanding dengan harga awal Februari.
Baca Juga: Jelang Lebaran Penjualan Emas Perhiasan di Malang Meningkat, Jenis Ini Paling Dicari
Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi, dia menyarankan agar membeli emas antam daripada perhiasan.
Sebab, nilai jual kembalinya lebih stabil dan menguntungkan.
Namun, bagi yang ingin membeli emas untuk kebutuhan fashion, bisa memilih emas perhiasan.
”Biasanya ibu-ibu yang berminat ke emas perhiasan, dan emas antam banyak diminati anak muda,” terangnya. (dur/by)
Editor : A. Nugroho