Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Musim Mudik, Penjualan Pertamax di Malang Normal Kembali

Bayu Mulya Putra • Sabtu, 29 Maret 2025 | 18:00 WIB

DIBUTUHKAN WARGA: Pembelian Pertamax di SPBU Jalan Bandung sudah berlangsung normal. Mulai banyak pengendara yang kembali mengantre (SATRIA CAHYONO / RADAR MALANG).
DIBUTUHKAN WARGA: Pembelian Pertamax di SPBU Jalan Bandung sudah berlangsung normal. Mulai banyak pengendara yang kembali mengantre (SATRIA CAHYONO / RADAR MALANG).

MALANG KOTA - Penjualan bahan bakar jenis pertamax mulai normal.

Sebelumnya, pada bulan Januari hingga Februari sempat ada penurunan penjualan yang cukup signifikan.

Berdasar data Pertamina Fuel Malang, penurunannya hingga 20 persen.

Sejumlah pihak berspekulasi penurunan itu disebabkan merosotnya kepercayaan publik, imbas kasus korupsi Pertamina Patra Niaga beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Pertamina Pastikan Kualitas Pertamax Terjamin, Ini Penjelasannya

Manajer Fuel Pertamina Malang Tony Kurniawan membenarkan adanya penurunan penjualan pertamax sekitar 20 persen.

Dia tidak bisa memastikan penyebab turunnya penjualan.

Menurut Tony, hujan yang turun cukup lama juga berpengaruh.

”Seingat saya mulai turun itu awal tahun atau bulan Januari. Kami belum bisa memastikan apakah benar-benar itu (korupsi) penyebabnya atau karena beberapa hari yang lalu hujan,” jelasnya.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketersediaan BBM dan Pelayanan Mudik Lebaran

Saat ini, kata Tony, penjualan sudah berangsur normal.

Meskipun cuaca masih hujan, penjualan Pertamax mulai terdongkrak karena mendekati masa mudik Lebaran.

”Karena banyak yang bepergian dan mudik,” imbuh dia.

Pada momen mudik dan Lebaran tahun ini, Pertamina Malang menyiapkan tambahan BBM sebesar 700 ribu liter.

Sebanyak 60 persennya untuk Pertalite, kemudian 20 persen masing-masing untuk Pertamax dan Solar.

”Kalau di Fuel Malang, ada beberapa pengawasan kualitas yang dilakukan. Mulai dari sebelum BBM dikirim ke sini, saat kami terima dan ketika hendak disalurkan,” jelasnya.

Dia menambahkan, pengawasan juga dilakukan oleh pihak eksternal.

Yaitu Lembaga Minyak dan Gas (Lemigas). (adk/by)

Editor : A. Nugroho
#BBM #mudik #Pertamina #lebaran 2025 #Pertamax #malang