MALANG KOTA - Pusat perbelanjaan di Kota Malang sudah bersiap menghadapi lonjakan pengunjung selama libur Lebaran.
Beragam promo dan event menarik sudah disiapkan.
Meski tak setinggi saat Ramadan, libur Lebaran tetap menjadi momen strategis bagi mal untuk meningkatkan kunjungan.
Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Malang Suwanto mengatakan, beberapa mal mengalami kenaikan jumlah pengunjung yang signifikan selama Ramadan.
Kenaikannya hingga 100 persen.
Namun ada juga yang masih belum maksimal.
Apabila dirata-rata dan dibandingkan dengan Ramadan tahun lalu, Suwanto menyebut bahwa tahun ini masih lebih ramai.
”Mal yang lebih ramai yang memiliki tenant baru,” tutur dia.
Meski jumlah pengunjung meningkat, daya beli masyarakat cenderung melemah.
”Faktor utama yang memengaruhi adalah daya beli yang masih belum pulih sepenuhnya,” kata Suwanto.
Terkait kondisi setelah Lebaran, dia memprediksi jumlah pengunjung akan kembali menurun.
”Pasti turun setelah Lebaran, meskipun saat libur Lebaran sendiri tetap lebih ramai dibandingkan hari biasa,” tambahnya.
Untuk mengoptimalkan kunjungan selama periode tersebut, berbagai pusat perbelanjaan telah menyiapkan program promosi dan acara spesial.
Kehadiran tenant baru, terutama dari brand nasional juga jadi andalan pengelola mal.
Suwanto juga menekankan pentingnya mal melakukan pembenahan untuk menarik lebih banyak merek besar agar bergabung.
”Mal harus terus berbenah, melakukan renovasi, atau merombak tata letak agar lebih menarik bagi brand-brand nasional,” pungkasnya. (dur/by)
Editor : Aditya Novrian