SETELAH diamankan Satpol PP, PMKS akan mendapat pembinaan dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB).
Ada tiga tempat yang digunakan untuk membina mereka.
Antara lain Camp Assesment Dinsos Kota Malang di Tlogowaru, Pondok Lansia, dan Tuna Wisma Karya di Sukun.
Meski sudah dibina, sebagian dari PMKS masih turun ke jalan.
”Banyak alasannya, padahal kami sudah bekali mereka dengan keterampilan kerja agar tidak mengulangi perbuatannya meminta-minta ke jalan,” ujar Kepala Dinsos-P3AP2KB Donny Sandito.
Mantan Camat Kedungkandang itu menambahkan, akan terus berkoordinasi dengan Satpol PP.
PMKS yang sudah terjaring berkali-kali tentu jadi atensi khusus.
Sebab, jika dibiarkan maka akan mengganggu kenyamanan masyarakat.
Pendataan juga tak luput dilakukan oleh pihaknya.
Terutama jika ada PMKS yang ber-KTP Kota Malang akan langsung dibina secara intens.
Setelah memang dinyatakan sudah terampil mengikuti program pembinaan, baru dikembalikan ke keluarganya.
Sementara untuk PMKS dari luar kota, maka akan dipulangkan.
”Kalau dari luar kota (Malang) tentu banyak, karena di sini mereka juga kadang ada yang mengarahkan,” kata pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Humas Setda Kota Malang itu.
Setelah Lebaran, pihaknya akan tetap melakukan pemantauan.
Mengingat setelah Hari Raya ada saja PMKS baru yang mangkal.
Tentu sebagian dari mereka sudah melakukan survei agar aksinya berjalan lancar.
Di samping itu, Donny meminta masyarakat tak segan untuk melapor.
Baik itu ke Satpol PP atau Dinsos-P3AP 2KB. (wb4/adn)
Editor : Aditya Novrian