MALANG KOTA - Pasar properti di Malang Raya masih cukup menjanjikan.
Itu terlihat dari banyak bermunculannya pengembang perumahan baru.
Mereka juga berlomba-lomba menciptakan konsep hunian yang menarik.
Seperti desain rumah ala American dan Santorini, yang saat ini cukup banyak dikembangkan dan diminati.
Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Malang Dony Gananta mengatakan, desain American banyak diterapkan dalam beberapa tahun terakhir.
Perumahan dengan desain tersebut didominasi dengan warna netral seperti putih dan abu-abu.
“Desain itu lebih banyak untuk rumah komersial (dengan harga) di atas Rp 700 juta,” tuturnya.
Struktur bangunannya lebih besar dan langit-langit yang cukup tinggi.
Sehingga memberikan kesan yang lebih mewah dan elegan.
Selain itu, desain Santorini juga cukup mengundang perhatian pembeli.
Sebab, desainnya dianggap unik dan belum banyak diterapkan pada bangunan di Malang.
“Rumah itu punya banyak lengkungan,” kata Dony.
Selain itu juga banyak menggunakan batu alam untuk bagian lantainya.
Beberapa kawasan yang mulai mengadopsi konsep-konsep tersebut seperti perumahan De Imperial di Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang dan Grand Azalia di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Sementara itu, dari sisi penjualan, Donny menyebut bila rumah dengan desain khas cenderung stabil, bahkan meningkat.
Dia juga menyebut bahwa pasar properti di Malang Raya masih sangat hidup. (dur/by)
Editor : A. Nugroho