RADAR MALANG - Pembangunan jaringan drainase yang terintegrasi dengan kawasan Soekarno-Hatta (Soehat) juga segera dimulai.
Dalam waktu dekat, pengerjaan akan dilakukan di Jalan Candi Panggung, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru.
Panjangnya sekitar 700 meter.
Baca Juga: Ancang-Ancang Bangun Drainase Kawasan Soehat Kota Malang
Anggaran untuk proyek itu berasal dari APBD Kota Malang.
Pengerjaannya bakal dimulai dari Perumahan Permata Jingga, melewati sekolah sepakbola Asyifa, kemudian berlanjut ke Kantor RRI.
Titiknya berakhir di gapura Jalan Candi Panggung.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Dandung Djulharjanto menerangkan, pembangunan drainase di sana sempat mengalami beberapa kendala.
Baca Juga: Drainase Soekarno-Hatta Kota Malang Tersumbat Sampah dan Endapan
Salah satunya ada penolakan dari masyarakat.
Protes dilayangkan pedagang di sekitar Jalan Candi Panggung.
Sebab, ketika proses pengerjaan, mereka harus pindah untuk sementara waktu.
”PKL nanti akan difasilitasi tempat oleh RRI Malang. Sedangkan bagi bangunan yang berada di atas saluran drainase, akan dibongkar oleh pemilik,” terang Dandung.
Setelah problem itu tuntas, ada satu lagi kendala yang dihadapi.
Yakni adanya tenda hajatan yang terpasang di atas saluran drainase.
Dandung mengatakan, pelaksana proyek masih berkoordinasi dengan warga yang menggelar hajatan tersebut.
”Setelah tenda itu bersih, langsung dikerjakan. Bisa pekan ini, paling lambat pekan depan,” tambah dia.
Pengerjaan bakal dilakukan lebih hati-hati.
Baca Juga: Banjir Genangi 13 Titik di Kota Malang Akibat Hujan Lebat dan Drainase Tersumbat
Sebab, ada pipa PDAM di sekitar jaringan drainase.
”Kami akan berkoordinasi dengan PDAM untuk mengetahui titiknya di mana saja,” tutur Dandung.
Sementara itu, disinggung terkait progres pembangunan drainase di Soehat dari Provinsi Jatim, Dandung mengaku masih menunggu petunjuk lanjutan.
”Belum ada informasi, masih menunggu update dari provinsi. Berita terakhir rencananya bulan Mei mulai dikerjakan,” tutupnya. (adk/by)
Editor : Aditya Novrian