MALANG KOTA - Sekitar 100 produk UMKM telah dijual di lantai dua Mal Olympic Garden (MOG).
Produk-produk makanan dan minuman (mamin) itu mendapat fasilitas gratis untuk dipasarkan di Central Market.
Per hari, omzet penjualannya mencapai Rp 25 juta.
Baca Juga: UMKM Binaan BRI Tembus Pasar Global, Ikuti Pameran Natural Product Expo West 2025 di Los Angeles
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, seluruh produk makanan dan minuman yang dipasarkan sudah melalui seleksi ketat dari pihak Central Market.
Artinya, semuanya memang layak jual dan sesuai dengan kebutuhan pengunjung mal.
”Dari sisi packaging, kualitas, dan keberagaman jenis makanan juga sudah bagus,” tuturnya.
Central Market juga tidak hanya membuka ruang pemasaran.
Baca Juga: UMKM Bersinar di Sparkling Ramadhan Citraland Puncak Tidar Malang
Tetapi juga menjadi ajang pembinaan bagi UMKM untuk naik kelas.
Produk yang dipasarkan akan mendapatkan pendampingan berkelanjutan.
Termasuk dalam hal peningkatan kualitas dan promosi.
”Ke depan, model kerja sama semacam ini tidak hanya dilakukan di MOG. Kami juga akan membuka kerja sama dengan mal-mal lain di Kota Malang,” ucap Wahyu.
Sementara itu, Store Manager Central Market Dwi Hasan menyebut program tersebut sebenarnya telah berjalan sekitar 1,5 tahun.
Namun, kekuatan dan konsistensi penjualan UMKM makin terasa dalam satu tahun terakhir.
“Kami mengolah lagi sistem kurasi agar UMKM yang terlibat betul-betul strong dan layak jual. Variannya sekarang ada lebih dari 100 produk. Mulai dari jajanan pasar hingga keripik,” tuturnya.
Untuk mengikuti program tersebut, UMKM cukup mendaftar sebagai supplier.
Baca Juga: Sushi Kun MOG , Destinasi Kuliner Jepang dengan Harga Terjangkau
Setelah lolos proses pengecekan rasa, kelayakan, dan konsistensi produksi, mereka bisa langsung menjual produknya.
Khusus produk olahan kering seperti keripik wajib memiliki izin PIRT atau BPOM.
Sementara jajanan pasar yang bersifat harian cukup lolos uji rasa dan higienitas.
Salah satu strategi penjualan yang cukup efektif adalah promo buy 1 get 1 yang digelar setiap malam mulai pukul 19.30.
Menurut Dwi, biasanya produk sudah habis sebelum mal tutup.
Baca Juga: Rekomendasi Jajanan Ayam Paling Enak di MOG Malang
“Antusias pembeli sangat tinggi. Bahkan pagi hari pengunjung sudah penuh. Sekitar pukul 19.00 tinggal 30 persen produk tersisa,” terangnya.
Demi menjaga loyalitas pelaku UMKM, Central Market juga memberikan fleksibilitas pembayaran.
Tidak ada batasan pengiriman produk.
Pencairan uang hasil penjualan juga bisa dilakukan dalam 1 hingga 3 hari.
“Di tempat lain biasanya ada jeda satu minggu atau lebih. Kami berikan kepercayaan penuh karena ini bentuk dukungan agar UMKM bisa mandiri dan berkembang,” tambahnya. (dur/fat)
Editor : A. Nugroho