Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

25 Guru KB dan TK Belajar Jurnalistik di Kantor Jawa Pos Radar Malang

Aditya Novrian • Jumat, 25 April 2025 | 17:07 WIB
ANTUSIAS: Peserta Diklat Jurnalistik Guru KB dan TK se-Kota Malang di kantor Jawa Pos Radar Malang, Kamis (24/4). (BACHTIAR EKO/RADAR MALANG)
ANTUSIAS: Peserta Diklat Jurnalistik Guru KB dan TK se-Kota Malang di kantor Jawa Pos Radar Malang, Kamis (24/4). (BACHTIAR EKO/RADAR MALANG)

MALANG KOTAJawa Pos Radar Malang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang menggelar Diklat Jurnalistik Guru KB dan TK se-Kota Malang, Kamis (24/4).

Acara itu diikuti 25 guru.

Bertempat di kantor Jawa Pos Radar Malang, peserta antusias mengikuti kegiatan mulai pagi hingga sore.

Ada dua materi utama diberikan.

Pertama, bagaimana menulis berita dengan mudah.

Bahan berita menggunakan konten yang biasa dibuat oleh guru untuk promosi dan informasi ke wali murid.

Kedua, pembekalan literasi membuat buku karya tulis dalam bentuk dongeng yang dilakukan berkelompok.

Acara dibuka dengan materi jurnalistik oleh Redaktur Senior Jawa Pos Radar Malang Mahmudan.

Materi difokuskan bagaimana membuat berita yang mudah dipahami dan disukai pembaca.

Peserta diajak untuk membuat berita secara mandiri dengan tema ”Sekolahku, Cerminanku” yang di-review langsung oleh pemateri.

Materi selanjutnya adalah pembuatan buku dongeng yang dikomandoi langsung Direktur Operational dan Percetakan Penerbit PT Cinta Intrans Selaras Wawan Sulthon Fauzi MPd.

Dia adalah penulis berpengalaman yang sudah menulis tujuh buku.

Peserta dengan tulisan terbaik mendapatlan hadiah eksklusif dari Jawa Pos Radar Malang.

Koordinator Diklat Jurnalistik Jawa Pos Radar Malang Bachtiar Eko S. berterima kasih atas partisipasi sekolah untuk mengirimkan gurunya bisa mengikuti acara tersebut.

Semoga ilmu yang diberikan bisa bermanfaat.

”Kami berharap sekolah bisa membuat berita eduka si dan promosi secara man diri. Literasi siswa bisa hidup dengan contoh para guru yang bisa menerbitkan sebuah buku dongeng,” tutupnya. (bes/adn)

Editor : A. Nugroho
#Jawa Pos #guru #Kota Malang #KB #radar malang #TK #Diklat Jurnalistik