Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

300 Perempuan Meriahkan Event Parade Berkebaya di Malang Town Square

Fathoni Prakarsa Nanda • Minggu, 27 April 2025 | 03:08 WIB
KENANG KARTINI: Peserta Parade Berkebaya tampil di atas panggung fashion show di Malang Town Square kemarin (25/4). (DARMONO/RADAR MALANG)
KENANG KARTINI: Peserta Parade Berkebaya tampil di atas panggung fashion show di Malang Town Square kemarin (25/4). (DARMONO/RADAR MALANG)

MALANG KOTA - Lebih dari 300 wanita tampil anggun dalam balutan kebaya di Malang Town Square (Matos) kemarin (25/4).

Mereka datang untuk memeriahkan acara Parade Berkebaya yang digelar dalam rangka peringatan Hari Kartini.

Sebagian besar berasal dari komunitas perempuan, mulai dari Komunitas Cinta Berkain Indonesia (KCBI) Malang hingga Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi).

Ketua KCBI Malang, Siska Sayekti, mengatakan para peserta berasal dari berbagai kalangan, seperti ibu rumah tangga, pengusaha, hingga politikus.

Mereka menampilkan berbagai tarian dan juga fashion show dengan mengenakan kebaya masing-masing.

“Kebaya ini bukan pakaian zaman dulu. Tapi sudah menjadi pakaian zaman sekarang, bahkan bisa untuk masa depan. Pemahaman itu yang ingin kita tanamkan,” terangnya.

Menurut Siska, saat ini masih sedikit anggota muda dalam komunitasnya.
Hanya sekitar 10 dari total 150 orang.

Karena itu, KCBI mendorong anak muda untuk mulai mengenal dan terbiasa memakai kebaya.

Salah satu program yang akan dijalankan ke depan adalah edukasi ke sekolah-sekolah tentang cara memakai kain dan kebaya yang sederhana dan modern.

”Mengenakan kebaya dan kain adalah salah satu bentuk pelestarian budaya. Sekaligus sebagai bentuk kebanggaan terhadap identitas perempuan Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Marketing Communication Matos, Sasmita, mengatakan Parade Berkebaya merupakan bagian dari rangkaian acara HUT Ke-111 Kota Malang sekaligus Hari Kartini yang berlangsung sejak 22 hingga 27 April.

Selain parade, ada juga lomba busana dan berbagai pertunjukan seni.

“Acara ini menjadi selebrasi budaya dan bentuk kecintaan pada warisan lokal,” ucapnya.

Dari catatannya, sebanyak 210 peserta terdaftar mengikuti Parade Berkebaya.

Namun, jumlah peserta yang hadir dan ikut meramaikan acara mencapai lebih dari 300 orang karena dukungan dari berbagai komunitas wanita di Kota Malang. (dur/fat)

Editor : Aditya Novrian
#Matos #perempuan #Berkebaya #malang #Meriahkan #Parade #berkain