Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dorong Ruang Inklusi Anak Berkebutuhan Khusus, Harmoni Anak Nusantara hadir dengan program bertajuk Harmoni Pelangi

Aditya Novrian • Senin, 28 April 2025 | 18:00 WIB
Foto pembukaan acara Harmoni Pelangi oleh ketua pelaksana (Tim Dokumentasi Harmoni Anak Nusantara)
Foto pembukaan acara Harmoni Pelangi oleh ketua pelaksana (Tim Dokumentasi Harmoni Anak Nusantara)

Malang Kota – Komunitas Harmoni Anak Nusantara menyelenggarakan program bertajuk Harmoni Pelangi di SLB YPAC Kota Malang pada Sabtu, 26 April 2025.

Kegiatan ini berupa workshop seni melukis dan pembuatan batik ciprat yang diikuti oleh anak-anak berkebutuhan khusus dengan tujuan mengembangkan kreativitas, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperluas ruang ekspresi melalui seni.

Program ini menggandeng SLB YPAC Kota Malang yang berlokasi di Jl. Raden Tumenggung Suryo No. 39, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Pemilihan YPAC sebagai mitra didasarkan pada reputasi lembaga tersebut sebagai salah satu sekolah luar biasa terkemuka di Malang, serta hasil asesmen internal tim Harmoni Anak Nusantara yang menunjukkan kesesuaian visi dan kesiapan program di lingkungan tersebut.

Foto karya dan partisipan melukis Harmoni Pelangi (Tim Dokumentasi Harmoni Anak Nusantara)
Foto karya dan partisipan melukis Harmoni Pelangi (Tim Dokumentasi Harmoni Anak Nusantara)

Dalam workshop tersebut, peserta diberikan pelatihan untuk berkreasi secara bebas menggunakan media lukis serta teknik batik ciprat. Melalui proses ini, diharapkan anak-anak dapat menyalurkan ide dan perasaan mereka secara lebih lepas, sekaligus memperkenalkan potensi mereka kepada masyarakat luas.

Hasil karya yang dihasilkan dari kegiatan ini rencananya akan dipamerkan sebagai bentuk apresiasi terhadap bakat anak-anak berkebutuhan khusus.

Ketua Umum Harmoni Anak Nusantara, Suwigda Agung Novandinata, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya komunitas untuk memperluas ruang inklusi di masyarakat.

“Mimpi kami adalah membentuk lebih banyak ruang inklusif, di mana semua manusia, tanpa membedakan apakah difabel atau tidak, mendapatkan kesempatan yang sama dan setara untuk berkembang serta berkontribusi,” ujarnya.

Foto karya dan partisipan batik ciprat Harmoni Pelangi (Tim Dokumentasi Harmoni Anak Nusantara)
Foto karya dan partisipan batik ciprat Harmoni Pelangi (Tim Dokumentasi Harmoni Anak Nusantara)

Ia menambahkan bahwa inklusi tidak sekadar berarti menerima keberadaan individu difabel di ruang sosial, melainkan memastikan bahwa mereka memiliki hak dan peluang yang sama untuk berpartisipasi aktif.

Dengan demikian, Harmoni Anak Nusantara berharap dapat mengubah pola pikir masyarakat mengenai anak-anak berkebutuhan khusus dan menumbuhkan budaya penghargaan terhadap keragaman.

Ke depan, Harmoni Anak Nusantara berkomitmen untuk mengembangkan program serupa di berbagai wilayah lain.

Melalui kolaborasi antara komunitas, lembaga pendidikan, dan masyarakat umum, diharapkan akan terbentuk ekosistem yang lebih inklusif, ramah, dan memberdayakan bagi seluruh anak Indonesia. (Rizz)

Editor : Aditya Novrian
#Peduli #inklusif #disabilitas #difabel #malang