MALANG KOTA - Minat masyarakat untuk berkunjung ke Museum Mpu Purwa terus meningkat dalam dua tahun terakhir.
Pada 2023, tercatat ada 12 ribu pengunjung.
Sementara pada 2024 jumlahnya melonjak jadi 18 ribu kunjungan orang.
Untuk tahun ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang kembali menargetkan angka yang sama.
Pamong Budaya Pertama Disdikbud Kota Malang Nurman Candra Setiansyah menyebut, hingga triwulan pertama 2025 sudah ada sekitar 4.600 pengunjung di museum yang terletak di kawasan Griya Santa, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Malang tersebut.
Tambahan kunjungan biasanya terjadi saat momen-momen libur sekolah.
Sebab, umumnya banyak event yang digelar di sana.
”Ada berbagai lomba dan puncaknya Museum Festivaganza yang cukup banyak diminati,” tutur dia.
Nurman mengatakan, dengan berbagai event tersebut, Museum Mpu Purwa menjadi banyak dikenal masyarakat.
Terutama sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan Disdikbud Kota Malang.
Selain itu, program museum keliling yang dilaksanakan sejak 2024 juga efektif meningkatkan kunjungan.
”Sekolah-sekolah yang dikunjungi banyak yang akhirnya datang ke Mpu Purwa untuk outing class,” kata Nurman.
Kunjungan juga didominasi masyarakat umum.
Mulai dari wisatawan, mahasiswa, hingga peneliti.
Peningkatan tersebut, kata Nurman, menunjukkan bahwa Museum Mpu Purwa semakin familiar.
Untuk menambah layanan, tahun ini pihak museum fokus melakukan penataan terhadap empat koleksi baru yang diperoleh tahun lalu.
”Belum ada penambahan koleksi pada 2025 ini.
Kami masih fokus memaksimalkan penataan yang ada agar penyajiannya lebih menarik,” kata Nurman. (dur/by)
Editor : A. Nugroho