Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sempat Geger! Panpel Arema FC Sampaikan Permintaan Maaf atas Insiden Pelemparan Batu ke Bus Persik Kediri

Aditya Novrian • Senin, 12 Mei 2025 | 22:00 WIB

Bus Persik Kediri dilempari batu hingga pecah kaca. (ze valente)
Bus Persik Kediri dilempari batu hingga pecah kaca. (ze valente)

RADAR MALANG - Panitia pelaksana (Panpel) Arema FC menyampaikan keprihatinan mendalam dan permohonan maaf atas insiden pelemparan batu yang menimpa bus Persik Kediri usai pertandingan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (11/5).

Kejadian ini terjadi di ruas jalan luar stadion saat bus Persik dalam perjalanan menuju Kota Malang, setelah tim tamu meraih kemenangan 3-0 atas Arema FC.

Akibat insiden tersebut, kaca bus Persik Kediri mengalami kerusakan dan beberapa anggota tim, termasuk pelatih Divaldo Alves dan asisten pelatih Antonio Claudio, mengalami luka akibat lemparan batu.

Baca Juga: Arema FC Masih Demam Panggung

Ketua LOC sekaligus Panpel Arema FC, Erwin Hardiyono, menegaskan penyesalannya atas peristiwa yang mencoreng nilai sportivitas, terlebih setelah pertandingan berlangsung dengan aman dan tertib di dalam stadion.

"Kami sangat menyesalkan dan meminta maaf sebesar-besarnya kepada tim Persik Kediri atas kejadian yang tidak terpuji ini," ujar Erwin Hardiyono dalam keterangan resminya.

Security Officer Arema FC, Bram Hady Sulthon, menambahkan bahwa pihak panpel bersama Presidium Aremania Utas dan kepolisian sebenarnya telah melakukan pengawalan terhadap bus tim tamu.

Baca Juga: Keluh Kesah Atlet Binaraga Kabupaten yang Viral karena Ayam Tiren

Namun, aksi pelemparan tetap terjadi di luar area pengawasan mereka.

"Kami sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah hal ini terjadi dengan melakukan pengawalan. Namun, ada oknum yang melakukan tindakan tidak bertanggung jawab di luar kendali kami," jelas Bram.

Sebagai respons, Panpel Arema FC bersama Aremania Utas dan aparat kepolisian akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengidentifikasi potensi kerawanan dan memperkuat langkah pencegahan di pertandingan mendatang.

Baca Juga: Dewan Soroti Penataan PKL dan Parkir GOR Ken Arok

Erwin juga menegaskan pentingnya sosialisasi nilai sportivitas dan fair play kepada seluruh pendukung, baik di dalam maupun di luar stadion, tanpa memandang hasil pertandingan.

Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku pelemparan, dengan memanfaatkan rekaman CCTV dan keterangan saksi di lokasi kejadian.

Arema FC menduga aksi ini dilakukan oleh oknum yang ingin memperkeruh suasana dan mengganggu kondusivitas yang selama ini terjaga.

Insiden ini mendapat kecaman luas dari berbagai pihak, termasuk Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI), yang menilai tindakan tersebut membahayakan keselamatan pemain dan ofisial serta mencoreng citra sepak bola nasional.(NR)

Editor : Aditya Novrian
#Arema FC #stadion kanjuruhan #Bus Persik Kediri #Bus persik dilempari batu