Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemkot Malang Targetkan Pertengahan Juni Semua Venue Porprov Jatim 2025 Siap Pakai, Stadion Gajayana dan GOR Ken Arok Jadi Fokus Persiapan

Bayu Mulya Putra • Jumat, 16 Mei 2025 | 17:16 WIB
SEMATKAN TARGET: Rombongan Pemkot Malang yang dipimpin Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (depan) mengecek lintasan atletik di Stadion Gajayana, kemarin (15/5).
SEMATKAN TARGET: Rombongan Pemkot Malang yang dipimpin Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (depan) mengecek lintasan atletik di Stadion Gajayana, kemarin (15/5).

MALANG KOTA - Persiapan akhir menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2025 mulai dilakukan.

Kemarin (15/5), Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menggelar rapat koordinasi (rakor) dan peninjauan venue di Stadion Gajayana.

Hasilnya, masih didapati beberapa pengerjaan yang belum tuntas.

Karena itu, pemkot menarget pertengahan Juni seluruh venue dalam keadaan siap.

Dalam peninjauan kemarin, Wahyu Hidayat tak sendiri.

Dia didampingi Wakil Wali Kota Ali Muthohirin dan Sekretaris Daerah Kota Malang Erik Setyo Santoso.

Ada beberapa venue yang dilihat rombongan.

Mulai dari lapangan sepak bola, lintasan atletik, track lompat jauh, lapangan tenis, dan kolam renang.

Rakor dan peninjauan berlangsung sekitar tiga jam.

Dua jam digunakan untuk pemaparan progres sementara persiapan Porprov.

Sisanya untuk meninjau sejumlah venue di area Stadion Gajayana. Setelah peninjauan, Wahyu menuturkan, waktu pelaksanaan porprov tinggal 1,5 bulan lagi.

”Kalau pembukaan tanggal 28 Juni, tapi untuk basket dimulai terlebih dahulu tanggal 14 Juni,” tutur Wahyu.

Dia menerangkan, masih ada pengerjaan di Stadion Gajayana.

Saat ini fokusnya pengecatan tribun.

Jika sesuai perkiraan, pengecatan rampung pada 14 Juni 2025.

”Dari peninjauan dan laporan yang diterima, masih ada pengerjaan di Gajayana sampai 14 Juni dan perbaikan di Ken Arok selesai akhir bulan ini. Saya harap pertengahan Juni sudah selesai semua,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi D DPRD Kota Malang sempat menyoroti beberapa kekurangan di GOR Ken Arok.

Mulai dari kerusakan lantai, atap yang bocor, dan kurangnya penerangan.

Lebih lanjut Wahyu mengatakan, atlet telah siap bertarung untuk meraih target yang sudah dicanangkan, yakni 162 medali emas.

Sebagai tuan rumah, minimal targetnya menjadi runner-up.

”Saya juga sudah meminta kepada perangkat daerah untuk meningkatkan sosialisasi. Agar porprov ini semakin menggema di masyarakat,” tandas pria asli Kota Malang itu.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi menambahkan, proses pengecatan tribun butuh waktu lama karena pihaknya harus mengelupas cat yang lama.

Sebelumnya, pengecatan hanya ditindih dengan lapisan cat baru.

”Total ada empat lapisan cat yang kami hilangkan. Kami menggunakan 85 orang setiap harinya,” ujar Baihaqi.

Terkait kerusakan di GOR Ken Arok, dia menerangkan bahwa bagian lantai mudah rusak karena sering menahan beban dari panggung yang dibuat untuk event olahraga.

Dia memastikan bakal memperbaikinya. (adk/by)

Editor : A. Nugroho
#Porprov Jatim #pertengahan #stadion gajayana #Porprov 2025 #Juni #vanue #Pemkot Malang #gor ken arok