Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Waspadai Dua Titik Macet Jelang Porprov Jatim IX, Pemkot Malang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Bayu Mulya Putra • Senin, 2 Juni 2025 | 16:38 WIB
SIAPKAN REKAYASA: Jalan S. Supriyadi, Sukun jadi salah satu wilayah yang rawan macet saat Porprov 2025 berlangsung.
SIAPKAN REKAYASA: Jalan S. Supriyadi, Sukun jadi salah satu wilayah yang rawan macet saat Porprov 2025 berlangsung.

MALANG KOTA - Event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur yang dimulai pada 28 Juni mendatang menambah potensi kemacetan di Kota Malang. Diperkirakan ada 19 ribu orang yang akan masuk Kota Malang. Untuk itu, Pemkot Malang tengah menyiapkan skema pengurai kepadatan lalu lintas.

Menurut catatan pemkot, ada dua kawasan yang kemungkinan menjadi titik kemacetan. Pertama di sekitar Stadion Gajayana. Mulai dari Jalan Semeru Jalan Bromo, Jalan Kahuripan, hingga Jalan Tugu. Titik kedua yakni di dekat GOR Bima Sakti, di Jalan S. Supriyadi, Kecamatan Sukun.

Seperti diketahui, GOR Bima Sakti menjadi langganan macet ketika ada event DBL atau turnamen basket antar-SMA. Kemacetan diperkirakan terjadi kembali saat Porprov. Sementara di sekitar Stadion Gajayana, karena berdekatan dengan Kajoetangan Heritage dan pusat kota, potensi kepadatannya cukup tinggi.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menerangkan, tambahan kendaraan tidak bisa dihindari selama Porprov. Itu berasal dari kontingen atlet maupun pendukung atau keluarga mereka. Pihaknya memastikan akan ada rekayasa lalu lintas untuk memberikan kenyamanan. Baik kepada atlet yang bertanding maupun warga Kota Malang.

”Dengan puluhan ribu orang yang akan datang pasti nanti akan macet. Tetapi kami akan minimalisirnya. Dalam waktu dekat akan disusun skema atau rekayasa lalu lintas,” terang Wahyu. Dia menekankan, menangani kemacetan merupakan salah satu indikator kesuksesan penyelenggaraan Porprov.

Sebab, jika terjadi kepadatan lalu lintas yang tinggi, itu berpotensi mengganggu persiapan atlet sebelum bertanding. Di sisi lain, juga merugikan masyarakat asli Kota Malang. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra menuturkan, untuk mengurai kemacetan di sekitar Stadion Gajayana, pihaknya mengandalkan rekayasa yang sudah dilakukan.

Yakni pengaturan lalu lintas di Jalan Kahuripan. Jaya menyampaikan, setelah diterapkan, tidak terjadi lagi bottleneck (penyempitan) di Jalan Kahuripan menuju Alun-alun Tugu. Selanjutnya, akan dilakukan penertiban parkir mulai Jalan Semeru sampai Jalan Bromo, serta di sekitar venue pertandingan Porpov Jatim.

”Penertiban parkir bertahap mulai saat ini agar mengurangi kemacetan saat porprov,” kata dia. Untuk kontingen, Jaya memastikan bahwa semua akan didampingi panitia dan personel dishub. Sehingga, pihaknya menjamin tidak akan ada keterlambatan menuju venue karena kemacetan. (by)

Editor : A. Nugroho
#porprov #Jatim #lalu lintas #Kota Malang #Pemkot