MALANG KOTA - Sampai kemarin (4/6), ada 4.532 hewan kurban yang telah diperiksa Pemkot Malang. Hasilnya, semua dinyatakan sehat. Kesimpulan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Persiapan Hari Raya Idul Adha di Balai Kota Malang, kemarin.
Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang Anton Pramujiono menerangkan, selama tiga hari pemeriksaan, pihaknya menjangkau 120 lokasi. Ada 145 ekor sapi yang telah diperiksa.
Juga ada 4.039 ekor kambing dan 348 ekor domba. Anton memastikan ribuan hewan kurban itu terbebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Serta penyakit Lumpy Skin Disease (LSD).
”Pemeriksaan hewan akan berlanjut besok (hari ini),” kata dia.
Anton menyebut, pihaknya mengerahkan ratusan petugas untuk pemeriksaan di lima kecamatan. Berasal dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Brawijaya (UB) sebanyak 450 orang dan Fakultas Peternakan UB 250 orang.
”Dari petugas dispangtan sendiri ada 62 orang,” tuturnya.
Selain pemeriksaan sebelum penyembelihan, dispangtan juga akan mengecek kualitas daging setelah penyembelihan. Istilah lainnya disebut pemeriksaan post mortem.
”Kami akan memastikan daging hewan kurban layak untuk dimakan. Petugas akan melakukan pemeriksaan di masjid-masjid,” jelas Anton.
Di tempat yang sama, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menerangkan bahwa pihaknya juga memberikan perhatian kepada harga bahan pokok. Menurut laporan dinas terkait, ada dua komoditas yang harganya mengalami kenaikan. Yaitu cabai dan telur.
”Kenaikan harga itu tentu akan kami tindak lanjuti, jangan sampai terus meningkat sampai terjadi inflasi. Sebab, menurut BPS, bulan lalu harga seluruhnya turun,” terang Wahyu.
Dia menambahkan, dengan rapat koordinasi, pemkot bisa meminimalkan potensi kendala selama perayaan Idul Adha. Wahyu mencontohkan perlunya rekayasa lalu lintas di sekitar masjid saat pelaksanaan Salat Id.
Orang nomor satu di Pemkot Malang itu dipastikan menjalani Salat Id di Masjid Agung Jami, Kota Malang.
”Besok (hari ini) juga akan ada penyerahan sapi bantuan Presiden Prabowo. Nanti akan disembelih di RPH milik kami, dan dibagikan ke masjid-masjid,” pungkas Wahyu.
(adk/by)
Editor : A. Nugroho