MALANG KOTA - Sebanyak 25 guru SMK se-Kabupaten Malang mengikuti diklat jurnalistik di kantor Jawa Pos Radar Malang pada Selasa (3/6).
Acara tersebut berkolaborasi dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang.
Kegiatan dibuka dengan motivasi dari Ketua MKKS SMK Negeri Kabupaten Malang Lasmono SPd MM.
Dalam sambutannya, pria asal Batu itu bangga dengan guru yang mau upgrade kemampuan dengan mengikuti kegiatan seperti ini. ”Banyak prestasi yang ada di sekolah, tapi tidak bisa tersampaikan ke publik karena sekolah belum punya ilmu jurnalistik,” jelasnya.
Dilanjutkan materi pertama oleh Redaktur Senior Jawa Pos Radar Malang Mahmudan. Materi difokuskan bagaimana peserta membuat berita yang up to date dan sesuai fakta. Untuk selanjutnya, dituangkan dalam bentuk tulisan dan dipresentasikan. Hasil dari tulisan peserta, langsung dikoreksi oleh pemateri.
Peserta juga diedukasi bagaimana mengenal karakter media di Malang Raya. Lalu, materi kedua adalah Belajar Menjadi Wartawan. Peserta diminta untuk membuat kelompok yang berisi 10 orang. Peserta harus memilih narasumber dari salah satu anggota kelompoknya dan membuat pertanyaan dengan 5W+1H.
Setelah itu, mengklasifikasikan informasi yang didapat. Terakhir, peserta membuat berita bersama-sama dan mempresentasikan hasil berita di depan pemateri.
Koordinator Diklat Jurnalistik Guru SMA/SMK se-Malang Raya Bachtiar Eko S. berterima kasih atas partisipasi luar biasa dari peserta untuk mengikuti kegiatan ini. ”Semoga ke depan literasi sekolah bisa hidup dengan narasi yang dibuat sendiri oleh para guru. Literasi di sekolah bisa lebih meningkat dan tidak mudah terpengaruh dengan berita hoaks,” tutupnya. (bes/adn)
Editor : A. Nugroho