MALANG KOTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi melonggarkan aturan bagi pemerintah daerah (pemda) untuk kembali menggelar kegiatan di hotel. Pelonggaran itu disambut positif pelaku industri hotel.
Pemkot Malang pun demikian. Tapi mereka tak gegabah adan masih menghitung ketersediaan anggaran sebelum menerapkannya. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menerangkan, kelonggaran yang diberikan pemerintah pusat tidak boleh disambut dengan pemborosan anggaran. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan di luar kantor harus mempertimbangkan urgensi dan efektivitas.
”Kami sudah mendapatkan informasi dari Jakarta memang diperbolehkan kembali kegiatan di hotel karena dianggap lebih efisien. Selain itu, keluhan dari asosiasi hotel yang pendapatan terus menurun setelah efisiensi belanja," terang Wahyu.
Pemilik kursi N1 itu menekankan, meskipun sudah dilongarkan, tidak semua organisasi perangkat daerah (OPD) harus menggelar kegiatan di hotel. Harus disesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan anggaran di masing-masing dinas atau badan.
”Nanti kami akan membuat surat edaran, akan dikaji ketersediaan anggaran. Untuk sementara masih kondisional, kalau anggaran tidak ada, cukup di kantor saja," paparnya.
Banyak aset Pemkot Malang yang bisa dimanfaatkan untuk menggelar kegiatan. Dan pastinya gratis tanpa biaya. Seperti di Malang Creative Center (MCC) dan gedung Islamic Center di Kecamatan Kedungkandang.
”Aset yang dimiliki representatif untuk menyelengarakan kegiatan, jadi jangan terlalu dipaksakan di hotel. Jika memang mendesak, silakan bisa di luar kantor," terang Wahyu.
Menanggapi kabar tersebut, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang Agoes Basuki menuturkan, dampak efisiensi belanja pemerintah sangat berdampak bagi perhotelan. Sebab bagi hotel yang berkonsep meeting, incentives, conferences, and exhibitions (MICE), sebanyak 40 persen pendapatan dari rapat atau kegiatan yang digelar pemerintah.
Selain pemesanan kamar, hotel MICE mengandalkan rapat, acara pemerintahan atau acara dari swasta. ”Dengan kelonggaran dan event yang akan digelar Pemkot Malang. Kami harap okupansi semakin membaik," kata Agoes. (adk/adn)
Editor : A. Nugroho