MALANG KOTA- Kereta api masih menjadi moda transportasi favorit warga untuk bepergian. Pada libur sekolah yang dimulai akhir pekan kemarin, Stasiun Malang mencatat lonjakan penumpang. Jumlahnya mencapai 7 ribu per hari
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, penumpang paling banyak terpantau pada Jumat (20/6). Jumlahnya mencapai 7.861 penumpang. Perinciannya, 4.283 penumpang berangkat dan 3.578 penumpang datang.
Sedangkan pada Sabtu (21/6), terpantau sedikit ada penurunan. Total penumpang di Stasiun Malang sebanyak 7.605 penumpang. 4.078 penumpang berangkat dan 3.527 penumpang datang. ”Pada Minggu (22/6) meningkat lagi menjadi total 7.793 penumpang yang terdiri dari 4.175 penumpang dan 3.618 penumpang,” kata Luqman kemarin.
Menurutnya, data itu menunjukkan tren positif. Menggambarkan antusiasme masyarakat terhadap transportasi kereta api terus meningkat. Terutama dari wilayah Malang dan sekitarnya.
Sementara itu, untuk kereta favorit ada tiga. Di antaranya, Kereta Jayabaya tujuan Malang ke Stasiun Pasarturi dan Pasar Senen, Kereta Malabar dari Malang ke Bandung. Lalu Kereta Matarmaja dari Malang menuju Pasar Senen.
”Lonjakan jumlah penumpang ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap layanan kereta api, termasuk di wilayah Malang,” katanya. Ke depan KAI tidak akan puas. Akan terus berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu.
Selain itu, KAI juga berniat menghadirkan beragam promo menarik untuk menambah minat pelanggan. Seperti salah satunya, diskon tarif mencapai 30 persen. Itu untuk perjalanan kereta api kelas ekonomi komersial yang berlaku hingga 31 Juli 2025.
Tersedia juga tarif khusus yang bisa dipesan mulai dua jam sebelum keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya. Dia mengimbau seluruh pelanggan untuk hadir lebih awal di stasiun dan mengikuti arahan petugas demi kelancaran serta keselamatan perjalanan. (mel/gp)
Editor : A. Nugroho