Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

DPRD Kota Malang Soroti Enam Taman Kota yang Kurang Terawat

A. Nugroho • Rabu, 2 Juli 2025 | 17:22 WIB
BUTUH PERHATIAN: Deretan permainan ayunan di Taman Merbabu kurang terawat. Jika hujan, bagian bawahnya tergenang air.
BUTUH PERHATIAN: Deretan permainan ayunan di Taman Merbabu kurang terawat. Jika hujan, bagian bawahnya tergenang air.

MALANG KOTA - Kondisi Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau taman kota mendapat sorotan dari DPRD Kota Malang. Setidaknya ada enam taman yang dinilai kurang mendapat perawatan. Di antaranya Taman Merbabu, Hutan Kota Malabar, Taman Singha, Taman Merjosari, Taman Slamet dan Hutan Kota Velodrome.

Ambil contoh kondisi Taman Merbabu yang berlokasi di Kecamatan Klojen. Permukaan taman tersebut kini tidak rata. Di beberapa terlihat rusak, licin, dan ditumbuhi lumut. Selain itu, ayunan di Taman Merbabu sudah lama tidak dibenahi. Cat di fasilitas permainan lain bahkan banyak yang mengelupas.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Dito Arief Nurakhmadi juga memberikan contoh lain, seperti Taman Singha dan Merjosari yang terletak di Kecamatan Lowokwaru. Menurut Dito, kondisi rumput di Taman Singha semakin tak terawat. Fasilitas permainan seperti kereta roller coaster yang dulu sempat beroperasi, kini seakan mangkrak. Minimnya pencahayaan juga membuat taman tersebut sering kali digunakan sebagai tempat berbuat asusila.

”Pemkot Malang menjanjikan ke kami Taman Merjosari bunganya indah-indah. Sampai sekarang tidak ada buktinya. Bunga hanya seperti itu saja,” tegas Dito. Dia mengaku sudah menanyakan masalah itu ke pemkot. Alasannya selalu masalah anggaran.

Menurut Dito, kalau pemkot memiliki perhatian besar terhadap RTH, seharusnya mereka mengupayakan anggaran revitalisasi tamantaman yang memprihatinkan. Nyatanya, hingga saat ini belum ada roadmap yang jelas terkait revitalisasi RTH di Kota Malang.

”Pembangunan di kota ini semakin masif, seharusnya diimbangi dengan penataan RTH. Kami memandang alasan keterbatasan anggaran itu tidak etis. Kami berharap ada perhatian serius dari pemkot untuk taman yang tidak terawat,” tegas politisi Partai Nasdem itu.

Saat dikonfirmasi, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat berjanji menindaklanjuti masukan dari dewan. Dia akan mengkaji rencana revitalisasi taman-taman kota yang kurang perawatan.

Wahyu menambahkan, Pemkot Malang selalu memberi perhatian terhadap urusan RTH. Hingga 2025, luasan RTH mencapai 17,73 persen dari total luas Kota Malang. ”Targetnya nanti RTH bisa mencapai 20 persen. Selain taman, RTH akan dipenuhi melalui PSU (Prasarana, Sarana dan Utilitas) perumahan,” jelas Wahyu.

(adk/fat)

Editor : A. Nugroho
#dprd kota malang #Perawatan #kurang #Velodrome #ruang terbuka hijau (RTH) #Mendapat