Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Lengkapi Perumahan ASN di Kecamatan Sukun, Pemkot Malang Alokasikan Rp 8,7 M

Bayu Mulya Putra • Jumat, 4 Juli 2025 | 16:16 WIB

 

DICICIL HINGGA 2027: Fasilitas di Perumahan ASN yang berlokasi di Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun bakal ditambah pemkot.
DICICIL HINGGA 2027: Fasilitas di Perumahan ASN yang berlokasi di Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun bakal ditambah pemkot.

MALANG KOTA - Fasilitas perumahan aparatur sipil negara (ASN) di Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun terus dilengkapi. Mulai dari jalan hingga saluran air. Untuk melengkapi fasilitas di sana, tahun ini pemkot mengalokasikan dana Rp 8,7 miliar.

Kepala Bidang (Kabid) Permukiman Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Lukman Hidayat mengatakan, dana itu dialokasikan untuk pembangunan jembatan.

"Lalu melanjutkan pembangunan jalan dari blok C sampai H serta Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL),” kata dia.

Lukman menambahkan, kegiatan melengkapi fasilitas perumahan ASN di Kelurahan Bandulan akan berlangsung hingga 2027 mendatang.

Sementara proses pembangunannya sudah berlangsung sejak 2023. Selama pembangunan, pemkot bekerja sama dengan PT Kharisma Karangploso selaku pengembang. Sementara pemkot bertugas untuk menyediakan fasilitas.

Lukman menyebut kalau kapasitas perumahan ASN di Kelurahan Bandulan berisi 560 unit rumah tipe 36 yang berada di blok A sampai blok H. Namun yang sudah terbangun sekarang baru 319 rumah.

”Sisanya ada sebanyak 208 rumah yang sedang dalam pembangunan dan 33 rumah yang belum terbangun,” sebut dia.


Sementara untuk fasilitas perumahan yang sudah terbangun adalah IPAL dan saluran di blok A sampai blok H. Selain itu ada jalan dari blok A sampai blok B. Ke depan, pemkot bakal melengkapi fasilitas lain berupa pagar, makam, jalan, hingga saluran lainnya.

Total anggaran yang sudah dikeluarkan pemkot untuk melengkapi fasilitas di perumahan ASN senilai Rp 5 miliar pada 2023. Lalu tahun 2024 senilai Rp 4 miliar.

”Kalau ditotal dalam perencanaan sampai tahun 2027, untuk melengkapi fasilitas kami mengalokasikan dana Rp 46 miliar,” jelas pejabat eselon III B Pemkot Malang tersebut.

Saat ini pemkot sudah memiliki empat perumahan untuk ASN. Meliputi dua perumahan di Kelurahan Lesanpuro, satu perumahan di Kelurahan Tlogomas, dan satu perumahan di Kelurahan Bandulan.

ASN yang mendapat jatah tinggal di perumahan tidak sembarangan. Mereka harus memenuhi sejumlah persyaratan.


Seperti ASN yang berasal dari golongan eselon I atau II. Untuk harga satu unit rumah dipatok sekitar Rp 155 juta.


Di tempat lain, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Malang Hendru Martono menjelaskan kalau saat ini pihaknya terus menawarkan rumah di perumahan ASN.

”Dari kapasitas sebanyak 560 unit, yang masih tersedia sekarang ada 50 unit,” kata dia. (mel/by)

Editor : A. Nugroho
#DPUPRPKP #ASN #Kota Malang #ipal