Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pesona Kampung Wisata Tridi Malang Kembali Bersolek, Makin Kinclong dan Menarik, Mau Tahu Apa Saja yang Berubah?

A. Nugroho • Sabtu, 12 Juli 2025 | 23:57 WIB
JADI CIRI KHAS: Para pekerja mengecat atap-atap rumah di Kampung Tridi yang berseberangan dengan Kampung Warna Warni kemarin (11/7). Pengecatan itu bisa dilakukan berkat bantuan CSR
JADI CIRI KHAS: Para pekerja mengecat atap-atap rumah di Kampung Tridi yang berseberangan dengan Kampung Warna Warni kemarin (11/7). Pengecatan itu bisa dilakukan berkat bantuan CSR

MALANG KOTA – Atap rumah-rumah di Kampung Tridi yang sempat kusam selama beberapa tahun akhirnya kembali kinclong. Pengelola kampung melakukan pengecatan sejak awal Juli lalu dan diperkirakan tuntas akhir bulan ini. Wisatawan mancanegara pun tertarik untuk menyaksikan proses pengecatan itu.


Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Wisata Tridi Adnan menjelaskan, secara keseluruhan terdapat 255 atap rumah warga yang dicat ulang. Rumah-rumah itu masuk kawasan RW 12 Kelurahan Ksatrian. ”Kami mendapat bantuan corporate social responsibility (CSR) dari perusahaan cat Decofresh,” ujarnya.


Pemkot Malang juga memberikan bantuan dana untuk membayar ongkos 12 tukang yang melakukan pengecatan. Setelah atap, rencananya juga dilakukan pengecatan dinding rumah. Tapi biayanya berasal dari swadaya masyarakat setempat.


”Kalau memungkinkan, kami ingin mengecat ulang ikon matahari dan menambah spot foto atau wahana," sebut Adnan. Tapi pengecatan ulang ikon matahari maupun penambahan spot foto belum bisa dilakukan dalam waktu dekat lantaran belum ada dananya.


Adnan yakin pengecatan Kampung Tridi bisa meningkatkan animo wisatawan untuk berkunjung. Peningkatan itu juga sudah terlihat beberapa hari terakhir dari kedatangan wisatawan mancanegara.

Mereka menyaksikan proses pengecatan yang dilakukan secara konvensional maupun penyemprotan. "Kalau di luar negeri kan proses pengecatan sudah lebih modern,” sambung lelaki yang juga menjabat sebagai Ketua RW 12 Kelurahan Kesatrian itu.


Adnan menambahkan, saat ini tingkat kunjungan wisatawan lokal ke Kampung Tridi antara 20 orang sampai 30 orang per hari. Sementara wisatawan mancanegara sekitar 80 orang sampai 100 orang per hari. (mel/fat)

Editor : A. Nugroho
#Kampung Tridi #Wisata #malang #Pemkot